Mengeruk Aamiin untuk Melangitkan Cita | Your Favorite Devil's Advocate
article

Mengeruk Aamiin untuk Melangitkan Cita

Kamis, Mei 05, 2022

Mengeruk Aamiin untuk Melangitkan Cita

Sandang. Pangan. Papan.
Tau, dong, apa maksud dari ketiga kata di atas? Yap, itu adalah hal-hal yang termasuk ke dalam kebutuhan pokok hidup kita sebagai manusia; pakaian, makanan, dan tempat tinggal. Sebagai kebutuhan primer, ketiga hal tersebut pasti akan selalu dicari dan diminati. Makanya, cocok banget nih buat dijadikan peluang bisnis. Kira-kira, yang mana yang paling menarik untuk kamu geluti?

Kalau aku pribadi, sih, entah kenapa sejak dulu tertarik banget sama serba-serbi pakaian. Mungkin, karena pengaruh dari mamaku juga yang adalah seorang mantan penjahit. Mungkin, ya. Makanya bakat tipis-tipisnya agak nurun ke anaknya.

Well, sebenarnya sih gak pernah sama sekali kepikiran untuk menjadikan ketertarikanku pada pakaian dan dunia jahit-menjahit ini sebagai lahan bisnis. Ya, aku hanya suka memanfaatkannya untuk memperbaiki tampilan pribadiku aja. Buatku sendiri, tanpa peduli dengan yang lainnya. Namun, orang-orang di sekitarku yang seringkali mendorong aku untuk mencoba melakukan hal yang lebih besar dari yang sebelumnya. Lalu setelah kupikir berulang, ya, kenapa enggak?

Memang, sih, banyak banget pekerjaan rumah yang tetiba menumpuk di kantong ketika aku memutuskan untuk mulai lebih serius dalam dunia bisnis sandang ini. Karena, pada kenyataannya ini adalah dunia yang benar-benar baru untuk aku selami.

Membidik selera pasar

Pertama-tama, kurasa, pekerjaan ruman yang harus aku selesaikan adalah perihal mengetahui minat khalayak. Aku harus lebih jeli agar dapat membidik selera pasar dengan tepat. Tentu gunanya adalah untuk meminimalisir adanya kerugian di dalam bisnis yang akan kujalani ini. Untuk orang yang cukup cuek dengan apa yang terjadi di publik, sebetulnya hal ini cukup sulit. Makanya, kutempatkan di nomor awal agar dapat perhatian lebih.

Meningkatkan skill menjahit pakaian

Nah, yang harus dipikirkan berikutnya adalah bagaimana meningkatkan kemampuan menjahitku yang biasa-biasa aja ini menjadi lebih layak untuk membuat sebuah produksi kecil. Mungkin, apa yang bisa kulakukan sekarang bisa dibilang cukup untuk memulai. Namun, rasanya ada tanggung jawab lebih yang harus dituntaskan dengan meng-upgrade skill yang sudah digenggam. Salah satu cara sederhananya, ya, ambil kelas menjahit lanjutan di tempat yang terpercaya.

Menambah referensi desain

Nah, pekerjaan rumah selanjutnya yang harus diselesaikan adalah menambah referensi desain. Aku tau sih aku adalah orang yang cukup pemilih dalam hal selera pakaian. Kurasa, dengan adanya keinginan untuk memulai bisnis ini, aku juga harus mulai untuk melebarkan pandangan mataku mengenai referensi desain pakaian yang berbeda dari yang biasa kukenakan. Ya, tentu saja karena aku mengharapkan bisnis pakaian yang akan kujalankan ini bisa menjadi jawaban atas keresahan soal sandang dari mereka-mereka yang membutuhkan.

Melakukan pengelolaan keuangan dengan baik

Kalau poin-poin sebelumnya lebih menitikberatkan pada bagaimana caranya agar memiliki kualitas produk yang baik, kali ini masuk ke dalam sistem bisnisnya itu sendiri. Tentu ini gak kalah penting dong, sebab kalau punya produk yang bagus dengan sistem bisnis yang buruk kan susah juga berkembangnya. Enggak bisa dipungkiri bahwa pengelolaan keuangan di dalam sebuah bisnis adalah hal yang cukup krusial. Ada banyak sekali cara yang dapat dilakukan, mulai dari yang sederhana sampai yang bisa membuat kepala berasap saking susahnya. Well, untuk yang satu ini, kurasa udah paling tepat untuk mempercayakannya pada software akuntansi dari Kledo untuk memudahkan pengelolaan keuangan.

Kledo punya berbagai fitur yang bisa sangat membantu pebisnis-pebisnis yang baru merintis untuk mengelola keuangan. Salah satu fitur penting yang tersedia di dalamnya adalah buat invoice dengan praktis. Cukup dengan memasukkan data yang dibutuhkan aja, Kledo akan membuatkan fraktur dan invoice dengan desain yang elegan pun profesional untuk pelanggan bisnis kita. Memudahkan banget, kan?

Teknik promosi yang tepat

Setelah tuntas dengan pekerjaan rumah yang menyangkut kualitas produk dan pengelolaan bisnis dari dalam, sudah saatnya beranjak nih ke bagian pemilihan teknik promosi yang tepat. Hal ini menjadi penting agar bisnis yang dijalani bisa dilirik oleh masyarakat. Boleh dibilang, poin satu ini akan cukup tricky sih. Karena jika pemilihan teknik promosi yang digunakan gak sesuai, alih-alih meraup untung dalam bisnis malah bisa jadi buntung. Cara paling sederhana dan cukup efektif yang bisa dilakukan di awal perintisan bisnis ini adalah cerita dari mulut ke mulut. Mulai dari tawarkan ke kerabat terdekat dahulu, karena sudah ada trust di dalamnya jadi bisa lebih mudah. Nah, jika produk yang dihasilkan memang memuaskan, niscaya trust yang ada di awal tadi akan dilanjutkan kepada orang-orang berikutnya. Jika bisnis yang digeluti sudah mendapat lebih banyak trust, kita bisa mulai dengan teknik promosi tingkat lanjut melalui media sosial atau menyewa influencer yang sesuai dengan bidang bisnisnya.

Jadi, kira-kira aku sudah sial belum ya untuk memulai bisnis pakaianku? Ya, yang pasti aku akan terus berupaya melangkahkan kakiku menuju apa yang aku mau. Minta tolong doanya aja yaa supaya bisa berkembang dengan baik seperti yang diinginkan. Ada aamiin, kan? Doa yang sama kukembalikan juga kepada siapa pun pengirimnya.







Tabik!




Pertiwi

You Might Also Like

0 komentar

Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai. - Pramoedya Ananta Toer