Wanita Lebih Afdhal Shalat Tarawih di Rumah | Your Favorite Devil's Advocate
article

Wanita Lebih Afdhal Shalat Tarawih di Rumah

Rabu, Mei 06, 2020

Wanita Lebih Afdhal Shalat Tarawih di Rumah

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang paling ditunggu tunggu oleh seluruh umat muslim di dunia, karena keistimewaan Ramadhan yang sangat mulia dan membuat kita sebagai umat muslim tidak sabar untuk segera menjalankan ibadah puasa di bulan Ramdhan. Seperti yang kita ketahui jika di bulan Ramadhan ini seluruh umat islam diwajibkan untuk berpuasa dan tidak seperti puasa sunnah. Puasa Ramdhan tidak boleh ditinggalkan oleh siapa saja, terkecuali mereka yang memiliki uzur.

Di bulan Ramdhan selain melaksanakan ibadah puasa, masih ada ibadah lain yang identik hanya dilaksanakan di bulan suci ini yaitu shalat tarawih. Shalat tarawih merupakan shalat yang dilaksanakan di malam hari bulan Ramadhan. Melaksanakan shalat tarawih di bulan Ramadhan hukumnya itu sunnah muakkad, tetapi berbeda dengan shalat malam lainnya seperti shalat tahajud, karena shalat tarawih ini dilaksanakan setelah shalat isya dan bisa dilaksanakan tanpa harus tidur terlebih dahulu.

Shalat tarawih bisa dilaksanakan oleh setiap umat muslim mulai dari usia anak anak hingga orang tua baik laki laki ataupun wanita. Tetapi untuk wanita adanya beberapa hal yang harus diperhatikan. Melaksanakan shalat tarawih bagi wanita hukumnya itu sama dengan laki laki yaitu sunnah muakkad atau sangat dianjurkan. Tetapi berdasarkan beberapa dalil hadits Rasulullah SAW, shalat tarawih bagi wanita itu lebih utama dilaksanakan di rumahnya sebagaimana mereka melaksanakan shalat lainnya seperti shalat fardhu dan shalat sunnah (dhuha, tahajud, hajat, dan lainnya).

Tetapi para wanita tersebut harus memperhatikan tata cara shalat tarawih di rumah bagi wanita yang sesuai dan benar. Karena adanya sedikit perbedaan. Setidaknya ada 3 cara shalat tarawih yang bisa dilaksanakan wanita di rumah seperti :

Shalat Sendiri

Karena wanita memang tidak diwajibkan untuk melaksanakan shalat tarawih berjamaah di masjid, maka mereka bisa melakukannya sendiri di rumah. Tata cara melaksanakannya sama saja dengan shalat tarawih di rumah pada umumnya. Niat yang dibaca saat akan shalat tarawih di rumah adalah :

“Ushallu Sunnatat tarawihi ra’atayni mustabilal qiblati ada’an lillahi ta’ala”.

Shalat Berjamaah Bersama Sesama Wanita

Melaksanakan shalat tarawih di rumah tidak hanya bisa dilakukan sendiri saja, tetapi bisa juga berjamaah bersama sesama wanita lainnya. Tetapi aturannya sedikit berbeda dengan shalat berjamaah seperti biasanya, dimana wanita yang menjadi imam berdiri ditengah barisan shaf. Hal ini sesuai dengan penjelasan Imam Al Baghowi dalam Kitab At Tahzib fi Fiqhil Imam as Syafii. Selebihnya pelaksaannya itu sama saja dengan shalat berjamaah pada umumnya.

Shalat Berjamaah Bersama Suami Atau Kerabat Laki Laki

Saat seorang wanita melaksanakan shalat tarawih di rumah secara berjamaah bersama laki laki, maka wanita tersebut berdiri di belakang imam sebagai makmum. Shalat berjamaah memang lebih dianjurkan, meski sekalipun melakukannya di rumah. Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Siapa yang shalat bersama imam sampai selesai, maka ia dicatat pahala mengerjakan shalat semalam suntuk (semalam penuh)”. (HR. Tirmidzi).

Meski begitu tidak ada larangan bagi para wanita tersebut untuk shalat tarawih berjamaah di masjid. Asalkan mereka mematuhi adab atau ketentuan saat keluar rumah untuk shalat tarawih di masjid seperti menutup aurat, tidak bersolek, sudah mendapat izin dari mahramnya, tidak memakai parfum, tidak pergi ke masjid sendirian, dan menghindari ikhtilat.

You Might Also Like

1 komentar

  1. Website paling ternama dan paling terpercaya di Asia
    Sistem pelayanan 24 Jam Non-Stop bersama dengan CS Berpengalaman respon tercepat
    Memiliki 9 Jenis game yang sangat digemari oleh seluruh peminat poker / domino
    Link Alternatif :
    arena-domino.club
    arena-domino.vip
    100% Memuaskan ^-^

    BalasHapus

"Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai." - Pramoedya Ananta Toer