Milennial Power: Mengukuhkan Keyakinan untuk Hidup Gemilang | Your Favorite Devil's Advocate
book

Milennial Power: Mengukuhkan Keyakinan untuk Hidup Gemilang

Kamis, Februari 13, 2020

Milennial Power: Mengukuhkan Keyakinan untuk Hidup Gemilang

Live your life with passion, adalah sebuah motto hidup yang aku percaya sejak zaman sekolah. Sebagai hal pertama yang membuatku benar-benar jatuh cinta pada masa seragam putih-merah, menulis enggak pernah luput dari keseharian. Yap, sampai sekarang.

Aku percaya bahwa aku bisa hidup dari serangkaian kalimat yang kubuat. Biarpun, ya, tidak dapat dipungkiri bahwa ada saja komentar tidak mengenakkan yang datang. “Jadi penulis mau makan apa?” tanyanya. Sampai pada akhirnya, waktu bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan lantang. Aku berdiri, berpendidikan tinggi, dan hidup dari rangkaian kata-kata.

***

Sabtu, 8 Februari 2020, aku menghadiri launching buku bertajuk “Millennial Power” yang ditulis oleh Deddy Corbuzier dan Erik ten Have di Functional Room, Gramedia Matraman. Aku pribadi merupakan salah satu pengagum Deddy Corbuzier dengan segala hal yang dilakukan di sepanjang karirnya. Maka, jelas pertemuan di acara tersebut jadi sesuatu yang begitu istimewa.

Hal yang selalu kusuka dari Deddy Corbuzier sejak masanya masih menjadi seorang mentalist adalah keseriusannya yang luar biasa dalam menampilkan karyanya. Dan, beliau selalu mengatakan bahwa, “Saya gak mau berhenti ketika saya sedang berada di bawah, maka saya berhenti saat saya sedang mencapai puncak.”

Namun, berhenti bukan berarti tidak melakukan apa pun, ya. Tiga tahun lalu aku menonton daily vlog Agung Hapsah yang juga menceritakan tentang Deddy Corbuzier. “Beberapa hari lalu, aku ketemu Mr. Deddy Corbuzier. Dan dia bicara ke aku tentang mengapa dia berhenti melakukan sulap, mengapa dia mulai melakukan hal-hal aneh kayak host TV talkshow. Pokoknya, dia memutuskan untuk melakukan hal-hal yang dia tidak suka sampai dia hebat dalam hal tersebut.”

Begitu pula dengan ceritanya yang tetiba memutuskan untuk masuk ke dunia Youtuber. Deddy Corbuzier menyatakan bahwa semasanya masih menjadi pesulap, seringkali trik-trik yang dia tampilkan dibocorkan oleh pesulap lain yang namanya tidak sebesar dirinya lewat platform Youtube. “Kalau Youtube membahayakan karir saya di dunia sulap, ya kenapa saya gak masuk ke Youtube aja sekalian, kan?”

Milennial Power: Mengukuhkan Keyakinan untuk Hidup Gemilang

Passion dan hobi adalah hal yang berbeda!

Semangat yang timbul dari kata-kata beliau tersebut selalu sukses mencerahkan isi kepalaku. Termasuk ketika obrolan tentang buku barunya sudah dimulai dan masuk ke topik passion.

Sebelumnya, aku hanya memahami passion sebagai gairah yang timbul di dalam diriku saat aku melakukan suatu hal. Ternyata, buku Millennial Power mengajak kita untuk memisahkan antara mana yang hanya sekadar hobi dan mana pula yang sebenar-benarnya passion kita.

Sederhananya, jika hal yang kamu sukai tidak dapat membantu kamu dalam menghidupi hidupmu, maka tempatkanlah hal tersebut sebagai hobi. Sementara jika suatu hal yang kamu sukai ini bisa membuatmu memiliki perencanaan yang begitu matang ke depannya sampai bisa membuatmu hidup dari situ, maka itulah passion yang baiknya kamu kejar.

Iya, iya, aku tau kalau mengetahui dan mengejar passion dalam hidup itu bukanlah hal yang mudah. Nah, maka dari itulah Deddy Corbuzier dan Erik Ten Have membuat buku “Millennial Power” yang merupakan rangkuman masalah-masalah yang seringkali dihadapi oleh kaum millennial dan apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Memang, kedua penulis buku ini bukanlah datang dari generasi millennial. Namun, mereka termasuk orang-orang yang hidup di era mayoritas penduduk adalah kaum millennial, maka proses adaptasi yang dilakukannya menggiring mereka pada pemahaman-pemahaman yang akhirnya dituangkan lewat tulisan.

Millennial, sang generasi emas.

Sejauh ini, banyak sekali kutemukan program-program—baik dari pemerintah maupun swasta—yang berbondong-bondong ingin menggaet kaum millennial karena dianggap sebagai generasi emas.

Yap, mayoritas dari kaum millennial ini memanglah orang-orang dengan pendidikan yang tinggi. Maka, rasanya enggak heran kalau seringkali digadang-gadangkan sebagai generasi emas. Namun, benarkah hal tersebut merupakan kelebihan yang menjadikan kaum millennial memiliki kekuatan super power untuk menghidup-hidupi hidupnya? Oh, ternyata belum cukup.

Sebab, kebanyakan dari mereka sangat sibuk berkutat di pendidikan tinggi, sementara lapangan pekerjaan yang tersedia semakin menipis. Ya, gimana enggak? Semakin ke sini, sistem yang digunakan dalam dunia kerja sudah semakin canggih. Pekerjaan manusia banyak sekali digantikan oleh robot yang otomatis dengan tingkat kesalahan yang bisa lebih diminimalisir. Berkurang deh lapangan pekerjaannya.

Alhasil, mereka kebingungan dan memutuskan untuk melanjutkan Pendidikan. Supaya minimal bisa bekerja sebagai dosen, dalihnya. Namun, pernah terpikir enggak sih kalau dengan mereka yang kebingungan gak dapat kerja ini jadi dosen untuk menghasilkan lulusan-lulusan yang kebingungan lainnya?

Milennial Power: Mengukuhkan Keyakinan untuk Hidup Gemilang

Millennial Power, membuka rahasia menjadi kaya dan mandiri.

Sejak dulu, aku percaya betul bahwa jalan untuk sukses itu enggak hanya lewat Pendidikan tinggi, tapi juga kreativitas yang dimiliki. Sekolah menjadi hal yang tidak penting ketika kita mengharapkan kesuksesan dari sana. Yang penting adalah ilmu yang bisa dipetik di dalamnya.

Nah, buku Millennial Power akan mengajak kita untuk lebih mengenali dan menemukan siapa diri kita yang sebenarnya, apa saja yang kita inginkan dalam hidup, dan bagaimana gambaran masa depan kita nantinya. Jadi, kujamin buku ini akan membuka isi kepala kita untuk menterap banyal hal secara lebih luas. Aku sudah buktikan!

Berisi sembilan bab yang sangat powerful, menurutku. Aku kasih bocoran isi babnya, ya:
- BAB I: Sekolah, Penting Ya?
- BAB II: Bagaimana Cara Menghadapi Orangtuamu?
- BAB III: Kita Tidaklah Sempurna
- BAB IV: Passion
- BAB V: Apa Itu Sukses?
- BAB VI: Hal-hal yang Bisa Kamu Lakukan Sekarang
- BAB VII: I Don’t Have Time to Follow My Passion
- BAB VIII: Kebiasaan dan Pemikiran Orang Sukses
- BAB IX: Membuat Rencana Hidup

Selain memaparkan tentang tips and trick yang bisa dilakukan kaum millennial dalam mencapai kesuksesan, buku Millennial Power juga dilengkapi dengan serangkaian activity yang bisa kamu isi. Udah? Oh, belum. Di tiap babnya, kamu bisa nemuin barcode yang bisa kamu scan. Untuk apa? Ayuk beli dulu bukunya dan dapatkan kejutannya!

Identitas Buku
Judul: Millennial Power: Rahasia Milenial Kaya dan Mandiri 
Penulis: Deddy Corbuzier dan Erik ten Have 
ISBN: 978-623-216-676-9 
Penyunting: Deesis Edith Mesiani 
Desain: Aditya Ramadita 
Ilustrator: Raka Abdul Aziz dan Yanna Cahyana 
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer 
Cetakan: kedua, Februari 2020 
Harga: Rp135.000 








Tabik! 





Pertiwi 

You Might Also Like

6 komentar

  1. Sudah lama nggak main ke Gramedia, baru tau kalau buku ini ternyata udah cetakan kedua. Sepertinya menarik. Aku pinjam bukunya, ya!

    BalasHapus
  2. Gue pernah dapet pdf nya deh buku ituu

    BalasHapus
  3. Kereenn bukunyaaa. Sebagai milenial harus banget punya buku ini.

    BalasHapus

"Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai." - Pramoedya Ananta Toer