Meikarta Cikarang: Apartemen Idaman dengan Fasilitas Menawan | Your Favorite Devil's Advocate
personal

Meikarta Cikarang: Apartemen Idaman dengan Fasilitas Menawan

Jumat, Juni 19, 2020




Sejak work from home jadi lebih dekat dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga, ya? Aku dan Ilham menggunakan kesempatan yang ada untuk membicarakan hal yang lebih jauh dari kebersamaan kami sekarang. Karena, ya, masih ada sangat banyak hal yang harus dipelajari dan disesuaikan dari dua kepala yang berbeda.

Nah, deep talk selalu menjadi jawaban yang kami pilih untuk mencari jalan dan menyatukan. Dan ternyata, salah satu fokus kami untuk rencana besar yang ada di kepala tuh sama, lho! Yap, untuk memiliki tempat tinggal pribadi yang nyaman. Pasalnya, saat ini kami masih tinggal di rumah kost yang ala kadarnya aja.

Sebelum menikah, hal ini sudah sempat kami bicarakan. Kami sepakat untuk memilih apartemen sebagai hunian bersama selanjutnya. Kenapa apartemen? Sederhananya, karena merasa bahwa apartemen lebih cocok dengan gaya hidup kami selama ini. Perihal fasilitas, keamanan, dan kepraktisannya pun menjadi sorotan utama yang penting. Mulailah kami mencari di area timur Jakarta, Cikarang.

Masih ada yang ingat dengan Meikarta? Proyek pembangunan kota baru berskala internasional yang merupakan proyek investasi Lippo Group di Cikarang tersebut sempat diisukan terhenti, tapi ternyata enggak seperti itu lho. Bahkan, proyek besar ini sudah mulai melakukan serah terima ke penghuni sejak 31 Maret 2020 lalu. Kami cukup tertarik sih, sebab dari segi harga cukup terjangkau. Terbilang mulai dari 200 jutaan untuk ukuran studio dengan cicilan satu jutaan per bulannya. Enggak beda jauh dengan harga sewa kost kami sekarang.


Di Meikarta Cikarang sendiri saat ini terdiri dari dua distrik: District 1 memiliki 28 tower yang sudah selesai topping off dan mulai serah terima pada 31 Maret lalu, dan District 2 memiliki 30 tower yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

Sebagai kota baru, Meikarta juga memiliki taman kota Central Park seluas 105 hektar dengan danaunya yang cantik di tengah taman. Nah, taman kota ini bisa difungsikan sebagai jogging track, pusat rekreasi dan entertainment untuk menunjang healthy living dan lifestyle penghuninya. Cocok banget gak sih untuk kaum milenial kayak aku dan Ilham? Ehehe.


Selain itu, dengan mengusung konsep Smart Living Apartment, kurasa Meikarta Cikarang memang ideal untuk tempat tinggalku dan Ilham nantinya karena menyediakan dukungan fasilitas digital yang menarik.

Mulai dari adanya internet fiberoptic yang stabil dengan kecepatan 1GBPS untuk akses internet super cepat. Kegiatan perkontenan akan semakin lancar dong pastinya. Sampai ada pula fasilitas Smart PopBox yang akan memberikan notifikasi di handphone penghuni bila ada penerimaan dokumen maupun barang.

Yang enggak kalah penting, tersedia aplikasi MyMeikarta sebagai sarana informasi yang update untuk semua penghuni. Dapat melakukan pembayaran dan pengecekan langsung juga di sana. Serta ada fitur CCTV juga di dalamnya, sehingga penghuni bisa memonitor situasi di lobi dan koridor unitnya secara langsung.

Belum lagi fasilitas publiknya yang menurutku sudah cukup lengkap. Ada rumah sakit, sekolah, bioskop, shopping center, aneka tempat nongkrong dan jajan kekinian, serta akses transportasi yang lengkap dan mudah. Jadi, walaupun ada di Cikarang, enggak perlu bingung dan repot untuk menuju ke sana.


Usut punya usut, akan ada 10-20 orang yang diserahterimakan unitnya pada setiap harinya. Jadi, calon penghuni enggak perlu menunggu lebih lama lagi untuk menikmati investasi mereka dan langsung tinggal di dalamnya. Pun secara bertahap, setiap bulannya akan ada serah terima tower-tower lain di Meikarta Cikarang ini sampai total 28 tower pada akhir 2020 nanti.

Kalau begini, rasanya pengen cepat-cepat mengamankan investasi ini deh untuk kami~

Untuk informasi lebih lanjut, bisa langsung kunjungi:
Instagram: @themeikarta
Youtube: The Meikarta








Tabik!






Pertiwi

You Might Also Like

0 komentar

"Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai." - Pramoedya Ananta Toer