Mudik Asyik dan Lancar Bareng Kemenhub, Yuk! | Your Favorite Devil's Advocate
article

Mudik Asyik dan Lancar Bareng Kemenhub, Yuk!

Minggu, Mei 26, 2019

Mudik Asyik dan Lancar Bareng Kemenhub, Yuk!

“Kak, lebaran nanti mudik, enggak? Enggak kangen sama Mbah Kakung?” demikian tanya adik sepupuku di ruang obrolan Line beberapa hari lalu.

Pengin, dong, kalau pulang dan bercengkerama dengan keluarga besar mah. Apalagi di momen baik seperti Idulfitri. Kalau diingat-ingat, ternyata sudah hampir lima kali lebaran aku enggak balik ke kampung halaman. Berbagai alasan sudah dilayangkan. Mulai dari kesibukan pekerjaan, tidak mendapat tiket kendaraan, sampai karena memang sedang tidak memiliki uang.

Perihal rindu, sih, enggak perlu ditanya. Penikmat kopi dan pencinta senja sepertiku mah mudah sekali rindu anaknya.

Sayangnya, lebaran tahun ini pun sepertinya aku masih belum bisa pulang. Awalnya, ada salah satu brand yang menawarkan tiket untuk mudik gratis, tapi karena satu dan lain hal keberangkatanku (dan Ilham) terpaksa harus dibatalkan. Ya sudah, tidak apa. Mungkin masih belum rezeki saja.

Bicara soal mudik gratis, Kementrian Perhubungan (Kemenhub) kembali lagi dengan program yang paling ditunggu oleh para mudikers (halah mudikers wkwkwk). Yap, ialah mudik bareng asyik lancar! Walaupun baru bisa membuka peluang untuk memfasilitasi mudik lewat transportasi darat, tapi tentu hal tersebut sudah sangat mebahagiakan bagi mereka yang membutuhkan.

Pendaftaran mudik gratis dengan moda bus sudah dibuka sejak 20 Maret 2019. Sedangkan untuk moda kereta api dibuka sejak 12 Maret 2019. Apakah ada di antara kamu yang sudah mendaftar dan mendapatkan kursi untuk mudik bareng asyik lancar bersama dengan Kemenhub?

Pada tahun 2019, lokasi mudik yang dituju Kemenhub dalam program ini meningkat menjadi empat puluh kota dari yang hanya tiga puluh dua kota pada tahun sebelumnya. Demikian pula dengan kuota truk pengangkut sepeda motor yang naik 30 truk terhitung ada 70 truk pada 2018 dan 100 truk di tahun ini. Degan begitu, diharapkan 3.500 sepeda motor bisa diangkut menuju kota tujuan para pemudik.

Enggak perlu diragukan lagi, Kemenhub menangani perihal pemudik ini dengan cukup baik. Pelayanan, fasilitas, pun dengan segala antisipasi terhadap berbagai hal yang mungkin dapat terjadi di dalam perjalanan sudah diatur dengan apik. Semoga, tujuan utama dari program ini pun bisa tercapai seiring dengan segala perbaikan dan peningkatan yang dilakukan, ya.

Nah, buat tau tentang program mahabaik ini lebih jauh lagi, aku dan beberapa teman narablogku ikut serta dalam acara buka bersama Kementerian Perhubungan pada Jumat, 24 Mei 2019 lalu.

Hari itu, enggak terasa banget kalau aku sedang berada di acara bersama orang-orang dari kementerian. Karena, suasana yang dibangun begitu santai dan penuh dengan keakraban. Enggak ada ketegangan atau canggung sama sekali, menyenangkan sekali rasanya. Jadi lebih hangat acara diskusinya.

Bukber sekaligus diskusi ini mengangkat tema "Mudik Bareng Asyik Lancar" yang sesuai dengan jargon Kemenhub dalam menyambut lebaran tahun ini. Bapak Budi Karya, sebagai narasumber utama, menjelaskan visinya dalam memfasilitasi mudik bagi masyarakat. Yaitu, mudik "bareng", mudik "asyik", dan mudik "lancar".

Kemenhub mengharapkan momentum lebaran ini mampu membuat masyarakat merasakan suasana kumpul keluarga. Asas gotong royong juga ingin dibangun antar pemudik, sehingga "mudik bareng" dapat dilakoni dengan baik. Maka wajar saja jika Kemenhub bertekad memberangkatkan sejumlah pemudik secara gratis.

Lalu "mudik asyik" di mana perjalanan mudik diharapkan mampu membawa nuansa nyaman dan aman bagi pemudik. Sejumlah rest area juga telah diperluas jangkauannya, sehingga para pemudik yang kelelahan dapat beristirahat di tempat yang tepat. Tidak lupa sejumlah tim medis telah dipersiapkan di beberapa lokasi guna menangani hal-hal yang tidak diingankan.

Selanjutnya bicara soal perjalanan jauh tentu harapan semua orang adalah kelancaran. Pasti menyebalkan jika terjebak kemacetan ketika mudik. Maka Kemenhub telah menerapkan rute dan infrastruktur jalan yang baik agar para pemudik dapat melintas dengan lancar sehingga "mudik lancar" bukan hanya sekadar slogan saja.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mudik

Melalui kesempatan bukber itu pula, Bapak Budi Karya memberi himbauan kepada para pemudik untuk memperhatikan beberapa hal, di antaranya:

  • Hindari penggunaan motor untuk perjalanan mudik, ya.
  • Usahakan untuk tidak membawa barang-barang yang terlalu banyak.
  • Jangan lupa untuk memerhatikan segala peraturan yang ada di perjalanan, baik menggunakan alat transportasi pribadi maupun umum.
  • Pahami kondisi tubuh. Jangan memaksakan diri untuk menempuh perjalanan jauh jika merasa tubuh tidak mampu. Jika masih bisa ditangani, harus bawa obat untuk bekal di perjalanan, ya

You Might Also Like

1 komentar

  1. Smg mudik tahun ini semuanya lancar. Tidak ada lagi korban jiwa seperti tahun2 sblmnya

    BalasHapus

"Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai." - Pramoedya Ananta Toer