Melepas Beban di Dufan! | Your Favorite Devil's Advocate
personal

Melepas Beban di Dufan!

Senin, Agustus 31, 2020

Melepas Beban di Dufan

Tau gak apa yang paling aku rindukan di masa pandemi begini? Ngobrol sama orang. Ngobrol yang benar-benar tatap muka sama manusia. Bukan dengan perantara ruang obrolan di aplikasi, video jarak jauh, atau segala media lainnya yang dinilai sebagian orang dapat “menggantikan” kehadiran yang hilang.

Bagiku, keberadaan dalam bentuk fisik rasanya jauh lebih berarti. Terlebih, ya, tau sendiri gimana beratnya tahun 2020 yang sedang sama-sama kita alami ini. Aneh, ya? Padahal, aku pada dasarnya bukan orang yang terlalu suka berbincang-bincang, hanya mengungkap hal yang dirasa perlu dan penting saja. Ya, sekelam itu memang.

And finally, hari di mana aku bisa bertemu langsung dengan beberapa teman dan sedikit bercakap akhirnya datang. Dufan memang tempat yang paling tepat untuk melepas beban. Dan pastinya do fun bareng teman dan kerabat! Ta-tapi, emangnya aman ya main ke Dufan sewaktu pandemi masih berlangsung begini?

Well, itu juga yang awalnya aku khawatirkan. Namun, setelah diinfokan bahwa pihak Dufan telah menerapkan protokol yang cukup ketat, akhirnya aku mencoba untuk percaya dan membuktikannya langsung di tempat kejadian. Sekalian buat ngasih info juga yaa ke kalian, soalnya waktu aku share cerita main ke Dufan di Instagram, banyak juga yang nanya.

Gimana sih penerapan protokol kesehatan di Dufan?

Aku akui penerapannya cukup bagus. Petugas yang ada di sana pun sangat membantu kami untuk tetap tertib mematuhi aturan yang berlaku.

Melepas Beban di Dufan

Pembelian tiket secara online
Karena loket tiket belum dibuka, kita bisa langsung mengunjungi situs www.ancol.com untuk pemesanan tiket. Tanggal kedatangannya harus sesuai ya dengan yang sudah di-submit. Untuk anak dengan usia di bawah sembilan tahun dan ibu hamil yang rentan terhadap virus Covid-19 tidak diperbolehkan masuk. Dewasa sampai usia 60 tahun dapat berekreasi secara normal sesuai jam operasional. Kalau untuk usia 60 tahun ke atas hanya dapat berekreasi di kawasan pantai, ecopark, dan pasar seni pada pukul 06.00-10.00 WIB.

Oh iya, kita juga wajib memiliki keterangan domisili di wilayah DKI Jakarta. Bisa berupa KTP, SIM, Paspor, atau kartu pelajar. Yap, masih khusus untuk warga Jakarta, ya. Nanti, kita akan diminta untuk menunjukkan identitas domisili tersebut kepada petugas. Usut punya usut sih satu identitas DKI Jakarta tersebut bisa mewakili teman-teman lain yang dibawanya. Asalkan yang pesan tiket nantinya yang memiliki identitas tersebut, ya.

Pemeriksaan suhu badan
Kalau mau main dan have fun di Dufan, pastikan bahwa kondisi tubuh kita sedang baik-baik saja, ya. Karena, percuma kalau nanti udah jauh-jauh datang ternyata sewaktu suhu badannya dicek oleh petugas malah disuruh pulang. Pengunjung dengan suhu badan di atas 37.3 derajat celcius tidak diizinkan untuk masuk dan akan diarahkan untuk meninggalkan lokasi, pun dengan pengunjung pendampingnya. Jadi, waktu kunjungannya nanti akan di-reschedule.

Wajib pakai masker!
Yap, semua pengunjung yang berada di wilayah Ancol diwajibkan untuk menggunakan masker. Masa mau main dan senang-senang harus pakai masker, sih? Ya masa niatnya mau main dan senang-senang malah pulang bawa virus mematikan, sih? Aturan ini udah sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku dari pemerintah juga. Ikuti aja, ya, demi kenyamanan kita bersama. Please-lah, supaya Corona ini segera kelar. Heu.

Melepas Beban di Dufan

Jangan lupa untuk selalu jaga jarak
Mulai dari antrian di pintu masuk, tempat duduk, sampai semua wahana yang ada di dalam Dufan sudah menerapkan ini. Jadi jangan heran kalau nantinya banyak lihat tanda X (silang) berwarna kuning di mana-mana, ya. Itu digunakan untuk memberikan jeda antarpengunjung supaya tidak terlampau dekat. Sebab kata Dewi Lestari, “Kita baru bisa bergerak jika ada jarak, dan saling menyayang bila ada ruang.” Hiyaaaa.

Ada handsanitizer di mana-mana
Penting banget ya untuk menjaga tangan kita tetap higienis. Di area Dufan sendiri sudah tersedia handsanitizer tepat di depan gate masuk. Di situ aja? Oh, enggak dong. Ada di mana-mana! Bahkan, setiap mau naik wahana-wahana yang ada di sana, petugasnya selalu sigap memberikan handsanitizer dulu ke tangan kita. Wahananya sendiri juga dibersihkan secara berkala.

Enggak hanya itu, ada petugas khusus juga yang keliling untuk nyemprotin disinfektan. Jadi, insyaAllah bisa tetap senang selamat bareng-bareng di Dufan.

Melepas Beban di Dufan

Ada rekomendari wahana yang seru gak di Dufan?

Yap! Ada banget. Namanya Kereta Misteri. Waktu tanya-tanya sih katanya wahana satu ini baru dibuka Desember 2019 lalu. Masih terbilang cukup baru, ya. Peminat terhadap wahana ini juga kayaknya lumayan tinggi, soalnya waktu aku ke sana antriannya sampai mengular saking panjangnya.

Untuk kamu yang suka memacu adrenalin atau sekadar menuntaskan rasa penat di kepala dengan berteriak bebas, wahana ini sangat cocok! Aku enggak bisa ngomongin banyak tentang wahana ini, karena akan jauh lebih seru kalau nantinya kamu bisa langsung cobain.

Aku dan beberapa teman yang mampir untuk mencoba wahana ini sampai enggak bisa berhenti ketawa-ketawa karena takjub dan lepasnya beban selaras dengan teriakan yang lepas di dalam sana. Efek sampingnya hanya membuat dengkul lemas sementara. Hahaha!

Well, siapa yang udah ngerencanain mau main ke Dufan?

You Might Also Like

1 komentar

  1. Terakhir kali gue ke Dufan pas lulus SMP dong sedih bat :(( ngeliat foto-fotonya jadi pengen ke sana terus foto-foto HAHAHA. Terus bahagia sekarang bisa pesen tiket via onlen jadi ga perlu ngantri-ngantri lagi kayak jaman dulu wkwkwk

    BalasHapus

"Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai." - Pramoedya Ananta Toer