Ecolink: Lampu LED Memukau dengan Harga Terjangkau | Your Favorite Devil's Advocate
review

Ecolink: Lampu LED Memukau dengan Harga Terjangkau

Selasa, September 24, 2019

Ecolink: Lampu LED Memukau dengan Harga Terjangkau

Aku suka gelap. Mungkin, hal tersebut bisa tergambar dengan sangat nyata ketika kamu sudah mengenalku sekian lama. Kegelapan membuatku hidup dan menemukan hal-hal yang mungkin selama ini hilang.

Namun, apalah artinya kegelapan tanpa adanya terang?

Terang pun punya banyak makna. Seperti, membebaskan aku dari kebuntuan-kebuntuan yang sempat menyelimuti hati dan pikiran. Membantu menguliti perihal yang menghambat kaki untuk melangkah ke depan. Atau, membuka simpul rumit dari pemikiran yang sulit untuk diterjemahkan.

*** 

Dan sekarang, untuk kamu yang mendamba terang dalam hunian, ada yang harus kuperkenalkan. Adalah lampu LED Ecolink, rangkaian produk lampu LED berkualitas dengan harga yang terjangkau dan ramah lingkungan, telah hadir sebagai jawaban.

Pernah gak sih survey harga lampu LED yang ada di pasaran? Karena beberapa kali disuruh mama untuk beli lampu, aku jadi sedikit tau nih. Harganya beragam, ada yang murah sampai mahal. Namun, ya, namanya mamak-mamak kan lebih pilih yang murahan agar hemat. Sayangnya, saat udah dibeli ternyata kualitasnya juga murahan, niat mau hematnya jadi gagal karena harus beli lagi. Heu.

Nah, sementara itu lampu LED Ecolink enggak akan membuat kita menyesal seperti itu, Gengs. Sebab, lampu LED Ecolink menyuguhkan pencahayaan lampu LED yang berkualitas dengan menawarkan keuntungan teknologi LED yang ramah lingkungan dan hemat energi. Dan lebihnya lagi, ada manfaat finansial penuh dari konsumsi energi yang lebih rendah dari sebuah produk yang terjamin.

Buru-buru deh aku bilang sama mamaku buat ganti aja lampu di rumah. Soalnya dengan beralih ke lampu LED Ecolink bisa berpotensi menghemat pemakaian listrik hingga 88% jika dibandingkan dengan penggunaan lampu pijar. Apa artinya? Tentu saja berkurangnya tagihan listrik dong. Pasti bikin mamakku happy! Huehehe!

Oh iya, omong-omong, lampu LED Ecolink ini diklaim dapat bertahan hingga lebih dari satu decade, lho. Bayangkan berapa penghematan yang bisa dilakukan karena biaya dan upaya perawatan lampu yang digunakan berkurang pesat? Penggunaan lampu LED yang tahan lama ini juga membantu mengurangi limbah lampu yang banyak bertebaran dan tentu menurunkan laju penyerapan merkuri di lingkungan.

“Kami ingin memastikan bahwa lebih banyak rumah tangga di Indonesia dapat menikmati pencahayaan LED berkualitas baik, termasuk mereka yang ingin berhemat. Dengan membawa Ecolink ke dalam portofolio kami, kami semakin memudahkan konsumen untuk beralih ke produk pencahayaan berkualitas baik yang memenuhi standar keselamatan global dengan harga bersahabat,” jelas Rami Hajjar, Country Leader Signify Indonesia.

Untuk saat ini, produk lampu LED Ecolink memang baru menyasar ke konsumen rumah tangga aja. Namun, kalau mau dipakai di café atau tempat usaha yang kamu buat juga oke, lho. Ecolink menawarkan rangkaian bohlam LED dam lampu downlight yang nantinya akan disusul oleh berbagai tipe lampu lainnya.

Untuk variannya, saat ini tersedia dalam dua warna: cool daylight (6500K) yang menyerupai warna sinar matahari dan warm light (3000K). Aku jelas pilih yang warm light, dong! Ehehe.

Kepo gak sih daritadi aku bilang harganya terjangkau tapi belum disebut sama sekali? Jangan kaget, ya. Sebab harga eceran untuk bohlam LED Ecolink berkisar antara Rp15.000 sampai Rp38.000, sedangkan untuk downlight dipasarkan dengan harga berkisar antara Rp43.000 sampai Rp97.000 saja tergantung dengan besaran watt-nya. Waw! Terjangkau banget, kan?

Buat kamu yang masih ragu, masa iya sih produk dengan harga segitu punya kualitas yang bagus? Tenang, terjamin kok. Di samping itu, produk-produk Ecolink hadir dengan garansi satu tahun dan tersedia di toko-toko ritel tertentu.

Untuk informasi selengkapnya, kamu bisa langsung klik di www.ecolink.lighting ya!





Tabik!

Pertiwi

You Might Also Like

0 komentar

"Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai." - Pramoedya Ananta Toer