Hoka Suka, Citarasa Jepang Ala Indonesia yang Menggoyang Lidah | Your Favorite Devil's Advocate
review

Hoka Suka, Citarasa Jepang Ala Indonesia yang Menggoyang Lidah

Selasa, Februari 27, 2018

Hoka Suka, Citarasa Jepang Ala Indonesia yang Menggoyang Lidah

“Pedas itu bukan rasa, tapi sensasi.”


Begitu kata guru Biologi semasa SMA sewaktu menjelaskan tentang indera pengecap manusia. Pasalnya, lidah memang tidak memiliki sensor khusus untuk pedas, berbeda dengan manis, asam, asin, dan pahit. Ketika sesuatu yang pedas memasuki rongga mulut kita, maka akan menyebar ke seluruhnya. 

Sensasi, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai pengalaman yang dirasakan setelah mengalami stimulasi pada indera perasa dan menjadi pengantar penting menuju persepsi. Itulah sebabnya makanan pedas disebut-sebut dapat menambah selera dan semangat dalam menyantap makanan. Kamu percaya?

Kalau saya, jelas percaya. Saya termasuk orang yang seringkali malas makan, terlebih jika menunya tidak sesuai dengan selera. Namun, saya akan begitu bersemangat ketika menemukan sambal yang pedasnya mengguncang lidah. Beruntungnya, saya tinggal di Indonesia dengan begitu banyak pilihan sambal. Hal ini sangat menunjang kemampuan lidah saya yang katanya sudah tingkat dewa dalam menghadapi pedas.

“Lo mah makan gorengan pake cabe, Tiw!”

“Itu namanya makan kuah sambal pake bakso.”

“Lo mau sambel lagi, gak? Gue gak mau, nih.”

Selain karena rempahnya yang lebih terasa, sambal adalah alasan lain bagi saya yang hampir selalu memilih masakan Indonesia untuk disantap. Namun, kira-kira nyambung gak ya kalau sambal khas Indonesia dipadukan dengan makanan bercitarasa luar?

Sabtu, 24 Februari 2018, pertanyaan saya tersebut terjawab tuntas saat saya dan beberapa teman narablog lain berkenalan dengan menu baru dari HokBen di HokBen Kota Harapan Indah, Bekasi. Hoka Suka, dari namanya saja sudah menampakkan perpaduan yang apik dari Jepang dan Indonesia, kan? Lalu, menu seperti apakah yang disajikan HokBen dalam Hoka Suka?

Ada tiga pilihan menu yang disuguhkan oleh HokBen Hoka Suka, yaitu:

Hoka Suka 1


Hoka Suka, Citarasa Jepang Ala Indonesia yang Menggoyang Lidah

Yang menyajikan paket nasi, yakitori grilled, kering kentang, acar kuning, dan sambal.

Untuk paket Hoka Suka yang ini, sebetulnya saya belum sempat icip. Namun, penampakannya sangat menggiurkan. Yakitori grilled ini sendiri merupakan potongan daging ayam pilihan yang disajikan dengan tusuk sate sebanyak tiga buah per porsinya yang kemudian dipanggang dan diberi bumbu khas. Dagingnya tampak empuk dan lembut ketika digigit. Okey, kalau ke HokBen lagi, saya harus coba yang ini.

Paket Hoka Suka 1 ini dijual dengan harga Rp49.000 saja.

Hoka Suka 2


Hoka Suka, Citarasa Jepang Ala Indonesia yang Menggoyang Lidah

Yang menyajikan paket nasi, ebi furai, kering kentang, acar kuning, dan sambal.

Kalau yang ini pilihannya Ilham, tapi saya ikutan icip juga. Sebagai pencinta udang, ebi furai yang disuguhkan oleh HokBen di paket Hoka Suka 2 ini merupakan sajian yang saya katakan akan selalu saya rindukan. Sebab, perpaduan antara kerenyahan kulit luar dengan kelembutan udang di dalamnya sungguh memanjakan lidah. Ada empat buah ebi furai di dalam satu paket Hoka Suka 2. Semua harus coba!

Paket Hoka Suka 2 ini dibandrol dengan harga Rp58.000, ya.

Hoka Suka 3


Hoka Suka, Citarasa Jepang Ala Indonesia yang Menggoyang Lidah

Yang menyajikan paket nasi, chicken katsu, kering kentang, acar kuning, dan sambal.

Nah, ini baru menu pilihan saya. Walaupun sebelumnya saya mengatakan bahwa saya adalah pencinta udang, tapi chicken katsu yang menjadi pilihan. Kenapa? Ya, karena saya seringkali merasa tidak lengkap jika mampir ke HokBen tanpa mengecap chicken katsu yang nikmat itu. Daging dada ayam yang digoreng dengan tepung roti tersebut krenyesnya selalu bikin ketagihan. Terlebih, chiken katsu HokBen ukurannya cukup besar. Jadi lebih puas ketika disantap. Ada yang suka chicken katsu sebagai menu favorit juga?

Baca juga: HokBen Tokyo Bowl

Paket Hoka Suka 3 ini dihargai sama dengan Hoka Suka 1 yaitu Rp49.000 saja.

Nah, sekarang untuk sambalnya. Ada sambal apa saja, ya, yang bisa dipilih untuk menemani ketiga menu Hoka Suka di atas?

Dari sekian banyak sambal yang dimiliki oleh Indonesia, HokBen memilih tiga jenis sambal yang paling banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Ketiga sambal itu adalah sambal matah dari Bali, sambal bawang dari Jawa, dan sambal hijau dari Sumatera. Ketiga-tiganya saya sangat suka. Mantap!

Hoka Suka, Citarasa Jepang Ala Indonesia yang Menggoyang Lidah

Sambal matah atau sambal mentah, sesuai dengan namanya, sejatinya disajikan tanpa dimasak dan tidak ditumbuk dengan halus. Namun, HokBen sedikit mengkreasikannya dengan dimasak walaupun masih tidak ditumbuk dengan halus. Sambal ini menjadi favorit saya untuk menemani menu Hoka Suka karena pedasnya yang paling terasa di antara dua lainnya. Walaupun tidak sepenuhnya sama, sambal matah HokBen tetap memenangkan hati saya.

Hoka Suka, Citarasa Jepang Ala Indonesia yang Menggoyang Lidah

Sambal bawang didominasi oleh bawang merah dan bawang putih dengan cabai serta pelengkap sambal lainnya yang tidak boleh ketinggalan. Sebagai keturunan suku Jawa, saya sangat tidak asing dengan sambal yang satu ini karena paling sering dibuat di rumah. Namun, saya rasa, sambal bawang HokBen memiliki rasa yang lebih pedas dari sambal bawang yang sebelumnya saya kenal. Untuk saya, jelas ini lebih menggiurkan!

Hoka Suka, Citarasa Jepang Ala Indonesia yang Menggoyang Lidah

Sambal hijau ini selalu identik dengan masakan padang. Penikmat masakan padang seperti saya pasti paham rasa khas dari sambal hijau ini. Nah, sambal hijau ini pun hadir sebagai pelengkap citarasa masakan di HokBen dengan tampilan yang sedikit berbeda. Sambal hijau yang biasa saya temui bisa dibilang tidak berbeda jauh dengan sambal matah, tumbukannya tidak halus. Namun, di HokBen disajikan dengan tumbukan yang sangat halus. Meskipun tidak mengurangi rasa pedasnya, tapi saya lebih suka sambal hijau yang tidak terlalu halus agar lebih terasa.

Lalu, Tiwi suka yang mana?

Untuk paket menunya, saya rasa saya harus mengacungi jempol untuk ketiganya. Walaupun, pilihan tetap akan jatuh pada yang ketiga, Hoka Suka 3 dengan chicken katsunya. Kenapa? Sebab chicken katsu ini rasanya tetap nikmat tiada tara dengan apa pun pilihan sambalnya. Untuk paket Hoka Suka 2 dengan ebi furai, saya lebih suka memakannya dengan sambal matah. Nah, untuk paket Hoka Suka 1 dengan yakitori grilled, mohon doakan saya punya waktu luang lagi untuk main ke HokBen agar bisa mencicipinya.

Untuk pilihan sambalnya, sambal matah is the best! Walaupun saya sering disebut sebagai keturunan Jawa berlidah Sumatera, saya pilih sambal khas Pulau Dewata ini karena memang pedasnya mencuri fokus saya pada sambal yang lainnya. Rasanya ingin tambah, tambah, dan tambah lagi jika makan dengan sambal dengan pedas yang demikian.

Oh iya, ketiga pilihan sambal itu tidak hanya bisa dinikmati dengan paket Hoka Suka saja, lho. Sebab, ketiga jenis sambal ini juga dijual secara terpisah dengan harga Rp5.000 untuk tiap jenisnya. Wah, menarik, nih! Jadi bisa menyantap menu HokBen favorit dengan kolaborasi rasa Indonesia yang canggih.

Hoka Suka, Citarasa Jepang Ala Indonesia yang Menggoyang Lidah

Masukan untuk Hoka Suka

Kalau untuk paket menunya, saya merasa kurang masuk dengan adanya acar kuning di sana. Entah karena memang saya yang kurang suka dengan acar kuning atau memang perpaduannya yang kurang mengena. Intinya, lidah saya agak menolak ketika mencicipinya.

Lalu, untuk kering kentangnya. Menurut saya, rasa dari kering kentang ini terlalu manis. Mungkin dimaksudkan untuk menetralisir pedas yang dibawa oleh sambalnya, tapi entah kenapa kenikmatan dari kering kentang itu sendiri jadi berkurang bagi saya.

Untuk sambal… kurang banyak. Huehehe.

Setelah panjang lebar menuliskan menu baru HokBen ini, jadi ingin segera meluncur ke store HokBen terdekat untuk makan. Oh iya, sebagai warga pinggiran Jakarta Timur yang mepet dengan Bekasi, saya senang sekali mendapati ada store HokBen Kota Harapan Indah yang ternyata hanya perlu ditempuh dengan 30 menit perjalanan dari rumah. Maklum, rumah saya cukup jauh dari hingar-bingar kota.

Terlebih, yang membuat saya terpana saat memasuki store HokBen Kota Harapan Indah Bekasi ini adalah desain interiornya. Takjub! Karena sungguh cantik dengan dinding batu-batu putihnya. Menimbulkan hasrat ingin OOTD di sana. Saya rasa, ini cukup berbeda dengan beberapa store HokBen yang biasa saya sambangi sebelumnya. Ditambah lagi, cukup luas dan nyaman untuk pengunjung yang ingin menuntaskan hasrat kriuk-kriuk di perutnya.

Tau apa yang paling menarik dari store HokBen Kota Harapan Indah?

Free wifi. Ya, namanya juga anak zaman sekarang. Selain niat, sebelum makan itu wajib instastory dululah ya.

Kapan kita ke HokBen lagi?

Makan Hoka Suka, yuk! Kaya rasa, semua suka!









Salam,





Pertiwi Yuliana

You Might Also Like

16 komentar

  1. Perlu dicoba nih ,kayaknya enak mba,
    Terimakasih for share nya mba :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enak ini mah beneran, apalagi kalo suka pedas.

      Hapus
  2. Wuiih.. Bikin lapaar. Ayo ayo ke HokBen lagi. Hari gini kok makan masih pakai saos, sambaaal dooong. Hahahaha. Eh, nyoba Takoyaki pakai sambal aja gimana? Sepertinya menarik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. GHAYAMUUUU WKWKWK

      Ayok ke HokBen lagi, aku lapar~

      Hapus
  3. hokben masukin ke palembang dong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di Palembang gak ada HokBen to, Om Ded? Wah!

      Hapus
  4. Aku suka yang sambal matahnya itu yang bikin teringat akan Bali

    BalasHapus
  5. Makan ditemani free wifi itu sesuatu banget. Mamak jaman now juga suka tuh. ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul! Ayok ke HokBen Kpta Harapan Indah, Mbak! Huehehe.

      Hapus
  6. Wah menu baru hokben, pengen nyobain yang chicken katsu nih

    BalasHapus
  7. Kalo diliat dari kacamata bisnis, Hokben terus bebenah supaya gak tertinggal dengan cafe-cafe zaman now yang memiliki interior kekinian dan wifi gratis. Coba kalo Hokben gak ngikutin perkembangan zaman, pasti tergilas, yah mirip Nokia gitu deh, hehehe.

    BTW menunya cukup kreatif ya, dan harganya worth it lah, apalagi ada sambalnya bervariasai dan murah.

    Thanks for sharing and please to visit my blog as well... Salam kenal. Saya follow blog keren ini ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya HokBen terus mengembangkan inovasinya supaya bikin orang terus "penasaran" ada apa lagi di HokBen. Penting sih memang ya, Mas, di dunia bisnis. Moga terus demikian, supaya lidah kita juga gak bosan makan di HokBen huehehe.

      Suwun, Mas, nanti mampir ke blognya ya. :)

      Hapus
  8. Hoka Suka tanpa acar kuning dan kering kentang kayaknya lebih asyik ya...Aku setuju dengan kamu Tiwi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ini. Kalo kering kentangnya gak terlalu manis sih oke sebetulnya.

      Hapus

"Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai." - Pramoedya Ananta Toer