GukLabs Game Studio: Ramaikan Jajaran Developer Game Indonesia | Your Favorite Devil's Advocate
review

GukLabs Game Studio: Ramaikan Jajaran Developer Game Indonesia

Sabtu, November 25, 2017

GukLabs Game Studio: Ramaikan Jajaran Developer Game Indonesia

Satu hal yang selalu aku hindari sejak kecil adalah… game. 

Di saat teman-teman seusiaku keranjingan bermain Nintendo atau Play Station, aku justru tak ingin sama sekali mencobanya. Kenapa? Alasan sederhana. Bukan karena tidak suka, tapi tidak ingin ketagihan. Aku membatasi diri untuk tidak terlalu banyak bermain, agar peringkatku di sekolah tetap dalam posisi yang baik. Ya, terbukti sih. Namun terkadang kujuga iri ketika yang lain membicarakan game apa saja yang baru mereka tamati, sebab aku hanya bisa terdiam sendiri. Tidak mengerti.

Sebenarnya, aku juga suka bermain. Entah itu permainan tradisional maupun game digital. Hanya saja, susunan skala prioritas tetap harus kupatuhi supaya hidupku tetap berjalan sesuai dengan yang aku inginkan. Namun, memasuki pertengahan masa kuliah, kejenuhanku akan hal-hal yang ada di sekitar membawaku lebih banyak melirik hal-hal yang menyenangkan. Salah satunya ya mobile games. Apalagi setelah men-subscribe Youtube channel seorang gamers asal Indonesia, Reza “Arap” Oktovian, hari-hariku terasa lebih menyenangkan.

GukLabs Game Studio: Ramaikan Jajaran Developer Game Indonesia

Gamers ganteng (yang katanya) idaman satu itu cukup pandai menarik perhatianku. Selain kelihaiannya dalam bermain game, responnya saat memainkan game tersebut pun begitu menggemaskan dan membuat aku—sebagai penonton—terbawa dengan segala ekspresi yang diperlihatkannya. Hingga pada akhirnya, aku kembali memainkan beberapa mobile games untuk membuang penat. Terlebih saat memasuki masa-masa KKN di tempat yang susah sinyal. Yasudah.

Mobile games apa saja yang suka kamu mainkan?

Aku percaya sebagian besar masyarakat Indonesia adalah pencinta game. Ya, tolok ukurku sederhana, sih. Lihat saya Arap, dia merupakan salah satu Youtuber Indonesia dengan subscribers terbanyak di Indonesia. Dengan konten game-nya, tentu saja. 

Namun seringkali, aku melihat teman-temanku lebih banyak memainkan game dari luar. Padahal, merebaknya start up di Indonesia yang dihasilkan dari buah pikir kreatif anak mudanya ini sudah banyak sekali menghasilkan mobile games yang menarik untuk dimainkan. Ada yang main game Tahu Bulat dari Own Games? Atau game Anak Sholeh dari Agata Games? Atau bahkan game Tiang Listrik yang baru-baru ini heboh dari Noobzilla? Nah itu adalah beberapa contoh mobile games yang dikembangkan oleh developer Indonesia.

GukLabs Game Studio: Ramaikan Jajaran Developer Game Indonesia

Seiring berjalannya waktu, tentu saja banyak developer game baru yang muncul ke permukaan. Salah satunya adalah GukLabs Game Studio. Usut punya usut, ya, developer game yang satu ini digawangi oleh anak-anak muda kreatif yang telah berpengalaman dan berkompeten di bidangnya. Dengan modal tersebut, anak-anak muda kreatif yang ada di balik GukLabs Game Studio ini sedang mempersiapkan sebuah PC games yang bertemakan action adventure. Namanya WISGR.

WISGR, PC game yang masih belum diketahui pasti tanggal rilisnya ini, dipercaya mampu memberikan pengalaman baru bagi para gamers yang memainkannya. Pengalaman baru kayak apa tuh, ya? Bocorannya, yang pasti kamu bisa menemukan dunia baru melalui cerita, visual, dan karakter yang disuguhkannya. Hayo, penasaran gak? Semoga segera dirilis deh, ya.

GukLabs Game Studio: Ramaikan Jajaran Developer Game Indonesia

Masuknya GukLabs Game Studio ke dalam jajaran developer game dalam negeri ini semoga bisa semakin meramaikan game tanah air dan bisa membuat game asli Indonesia lebih dilirik di kancah internasional. Aamiin. 

You Might Also Like

1 komentar

  1. Aaminn.. Aku dari dulu sampai sekarang masih suka game. Harapannya game dari GukLab ini bisa dimainin dua orang. Biar kita bisa battle lagi wahahaha. Main Toriko kalah mulu aku. Tapi dulu kita pernah sih ya ngoba main game Indonesia yang duo player. Inget nggak? Game Petak Umpet. Wkwkw bikin emosi.

    BalasHapus

"Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai." - Pramoedya Ananta Toer