Kelas Celengan | Your Favorite Devil's Advocate
article

Kelas Celengan

Senin, Mei 20, 2013

"Sebab setiap tempat adalah sekolah kita..."
(Photo by: Prita Meilanitasari)

SELAMAT SORE!!
Menemani langit mendung kali ini, aku mau membagi sedikit tentang ceritaku weekend lalu. Ada yang istimewa kah? Hm... Ya! Karena kreativitasku diuji kembali.


Diawali dengan ini:
(Chat Kak Lani di grup WhatsApp Kakak Kita)

Selalu senang membantu Kakak Pengajar di kelas prakarya! Karena tema dwibulan Sekolah Kita Rumpin kali ini adalah "Pasar", maka Kakak-kakak Pengajar beradu kreativitas untuk membuat materi ajar yang jauh dari kata membosankan untuk Adik-adik Kita. Di sini, Kak Lani berencana untuk mengajarkan membuat celengan kepada Adik-adik Kita sekaligus mengajarkan pentingnya menabung dan segera melaksanakannya.

Kak Lani meminta bantuanku untuk mengajarkan cara pembuatan celengan dari botol plastik bekas minuman. Sabtu malam, pukul 19.00 tepat aku meluncur ke TKP (baca: pasar) untuk berburu perlengkapan lain yang dapat mempercantik celenganku.

(Ini dia hasil perburuanku di Malam Minggu)
Tak butuh waktu lama untuk mencari barang-barang itu karena sejatinya aku telah terbiasa untuk membeli dan mengolahnya. Pukul 19.30 malam aku telah siap tempur untuk mencoba membuat celenganku sendiri yang sekaligus menjadi materi ajar untuk keesokan harinya.

Alat:
  • gunting
  • lem
  • jarum
  • benang
Bahan:
  • botol plastik bekas minuman ukuran 1.5L
  • kardus bekas
  • kain flanel
  • pita
  • kancing
  • karet
Cara pembuatan:
  1. Potong botol menjadi dua bagian, kali ini yang akan dipakai adalah bagian bawahnya. Sisihkan dahulu bagian atasnya.
  2. Ambil kardus bekas dan jiplak untuk menyesuaikan diameter lingkaran botol. Gunting. Ini akan menjadi bagian atas untuk celengan nantinya.
  3. Buat lubang untuk memasukkan uang ke dalam celengan pada kardus yang telah digunting tadi.
  4. Jiplak kardus yang telah dilubangi tadi di atas kain flanel, satu untuk melapisi kardus di bagian atas dan satu lagi untuk melapisi bagian bawah botol. Gunting dengan menyisakan sedikit space untuk menjahit nanti.
  5. Tempel kardus tadi dengan kain flanel yang telah digunting.
  6. Jahit bagian atas yang dilapisi kardus tadi dengan flanel lain yang akan dijadikan selimut untuk celengan. Gunakan tusuk feston.
  7. Selimuti botol tadi dengan flanel yang telah dijahit.
  8. Jika seluruh bagian botol telah dilapisi dengan kain flanel, kali ini saatnya acara bebas untuk berkreasi.
  9. Jangan lupa buat sedikit lubang di bagian bawah botol untuk mengambil uang jikalau celengannya sudah penuh nanti. ( memanfaatkan barang bekas jangan setengah-setengah )
  10. Gunakan pita, kancing dan manik-manik lainnya sesuai keinginan. Buat celengan secantik mungkin dengan tujuan agar menjadi lebih semangat menabung.
(Ini celenganku, mana celenganmu?)
Pukul 00:02 dan finally, DONE! Entah itu berbentuk apa, yang pasti menyenangkan sekali bercengkerama dengannya di Malam Minggu.

Esok hari di Sekolah Kita Rumpin...
( Photo by: Prita Meilanitasari )
Adik-adik kita ternyata cukup kreatif juga loh! Ya memang sedikit banyak masih ada yang belum begitu mengeksplor otak kanannya untuk menemukan sisi kreatif dalam dirinya, namun aku cukup bersyukur karena mereka masih mau mencoba. Ada yang membuat ala kadarnya, ada yang meniru contoh celenganku, dan ada pula yang membuat berbeda. Aku lupa nama si adik itu, dia membuat celengan dengan hiasan buah stroberi yang cukup membuatku merasa lapar saat mendampingi Kak Lani mengajar, haha!

Kak Lani menyebut kelas hari itu dengan "Kelas Celengan", here we are!



( Photo by: Prita Meilanitasari )
Hari yang menyenangkan! Selepas mengajar, aku menemukan ini di grup WhatsApp Kakak Kita:

( Kembali terjadi pem-bully-an )
Hahaha!

"Semangatmu dan semangat mereka adalah semangatku!"

You Might Also Like

12 komentar

  1. nyoba bkin di rumah ah....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk, yuk! Ditunggu ya, Bang, hasilnya hehe

      Hapus
  2. Aku mau dibuatiiiinn,,, :3

    BalasHapus
  3. Mau di buatin....Kiriimin ke jkt donk...free gift lhooo...

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga di Jakarta, ketemu aja yuk bikin bareng hihihi

      Hapus
  4. wah keren tuh celengannya, lucu :)

    BalasHapus

"Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai." - Pramoedya Ananta Toer