// API callback
related_results_labels_thumbs({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","feed":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$openSearch":"http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/","xmlns$blogger":"http://schemas.google.com/blogger/2008","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-5638256096525895880"},"updated":{"$t":"2023-12-15T02:41:50.993+07:00"},"category":[{"term":"article"},{"term":"event"},{"term":"personal"},{"term":"sastra"},{"term":"review"},{"term":"poem"},{"term":"health"},{"term":"techno"},{"term":"travelling"},{"term":"finance"},{"term":"cerpen"},{"term":"film"},{"term":"food"},{"term":"musik"},{"term":"recipe"},{"term":"sponsored"},{"term":"fashion"},{"term":"flash fiction"},{"term":"loveletter"},{"term":"opini"},{"term":"book"},{"term":"beauty"},{"term":"sketch"},{"term":"BukaNonton"},{"term":"BukaTawa"},{"term":"Bukalapak"},{"term":"DISPARITAS"},{"term":"Internetnya Indonesia"},{"term":"dongeng"},{"term":"giveaway"}],"title":{"type":"text","$t":"Your Favorite Devil's Advocate"},"subtitle":{"type":"html","$t":"Perspektif dan Kebenaran Alternatif"},"link":[{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#feed","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/feeds\/posts\/default"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/-\/health?alt=json-in-script\u0026max-results=6"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/search\/label\/health"},{"rel":"hub","href":"http://pubsubhubbub.appspot.com/"},{"rel":"next","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/-\/health\/-\/health?alt=json-in-script\u0026start-index=7\u0026max-results=6"}],"author":[{"name":{"$t":"Pertiwi Yuliana"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/13006365027018384806"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEjys7BZyco4yWrKWDMqWkMw_wTrZ-89CrpVFCwCGqr2Y1IygJiY-IZIVOO44yiduOii76wqksqG9F8hK5dC6K70KfOwIPJITWRDounFdWuuQZ80_g6qeA7AKyUuX59qhQ\/s220\/DSC_1582.JPG"}}],"generator":{"version":"7.00","uri":"http://www.blogger.com","$t":"Blogger"},"openSearch$totalResults":{"$t":"22"},"openSearch$startIndex":{"$t":"1"},"openSearch$itemsPerPage":{"$t":"6"},"entry":[{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-5638256096525895880.post-2378908256244962454"},"published":{"$t":"2022-07-24T22:30:00.002+07:00"},"updated":{"$t":"2022-07-24T23:30:01.012+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"event"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"health"}],"title":{"type":"text","$t":"Mengintip Fasilitas RS Premier Bintaro dan Bincang Asyik Penanganan Saraf Kejepit"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Ca href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiw_Q5zC5jY2qwaL9A72-FJqGIAK37Bw-u7YBtsWmoHnxzNAchVt7L8QonoLI5eNLZAiC1On5UOgaD_BpA7sfwTFHM5aLshDtSfUqyHOz8zScFBPCwjn5-FLV4NriG-_aogj0vhTVBIe8JgFOLW2fFkbsuwY6mbI_os4hIKVG3SkdsF3VdkuXMOh0CIJw\/s2240\/rs%20premier%20bintaro.png\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Mengintip Fasilitas RS Premier Bintaro dan Bincang Asyik Penanganan Saraf Kejepit\" border=\"0\" data-original-height=\"1260\" data-original-width=\"2240\" height=\"360\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiw_Q5zC5jY2qwaL9A72-FJqGIAK37Bw-u7YBtsWmoHnxzNAchVt7L8QonoLI5eNLZAiC1On5UOgaD_BpA7sfwTFHM5aLshDtSfUqyHOz8zScFBPCwjn5-FLV4NriG-_aogj0vhTVBIe8JgFOLW2fFkbsuwY6mbI_os4hIKVG3SkdsF3VdkuXMOh0CIJw\/w640-h360\/rs%20premier%20bintaro.png\" title=\"Mengintip Fasilitas RS Premier Bintaro dan Bincang Asyik Penanganan Saraf Kejepit\" width=\"640\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003ERumah sakit jelas bukan destinasi yang ingin kita kunjungi. Tentu saja aku tidak ingin sakit hanya untuk merasakan dirawat di rumah sakit. Aku juga berharap orang-orang di sekitarku sehat-sehat semua sehingga aku tak perlu ke rumah sakit untuk menjenguk mereka. Tapi kemudian aku jadi berpikir, walau aku tak ingin masuk rumah sakit tapi setidaknya aku tahu rumah sakit mana yang jadi pilihan teratas ketika benar-benar dibutuhkan.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003ERasa penasaranku terjawab ketika aku mendapat undangan untuk menghadiri seminar kesehatan tentang saraf kejepit di RS Premier Bintaro pada Selasa (19\/7) lalu. Jujur, ini kali pertama aku menjejaki RS Premier Bintaro. Kesan pertama yang kudapati adalah kemudahan akses. Karena rumah sakit ini terletak di pinggir jalan raya, jadi aku tidak perlu mengalami drama-drama tersesat untuk mencapainya. Posisi yang strategis sudah pasti menjadi pilihan tepat bagi yang membutuhkan pertolongan darurat.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003EKesan berikutnya kudapatkan ketika aku mulai memasuki area lobi yang terasa lega, bersih, dan nyaman sekali. Bagaimana tidak, area lobi dibuat dengan konsep open space ke atas, sehingga kita bisa melihat langit-langit dan cahaya matahari pun masuk memberi kesan terang alami. Meski terkena sinar matahari, tapi tidak membuat area tersebut menjadi panas karena ada beberapa pohon yang menjulang di dekat kursi tunggu. Di sini kita juga dimanjakan dengan adanya Starbucks untuk beristirahat sembari minum secangkir kopi berkualitas.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003EKekagumanku berlanjut ketika ada robot kecil yang menghampiriku. Wah, lucu sekali! Ternyata robot kecil ini bisa membantu kita untuk mendapatkan berbagai informasi tentang RS Premier Bintaro. “Ngobrol” dengan robot kecil ini cukup gampang dan benar-benar mempermudah siapa saja yang baru pertama mengunjungi RS Premier Bintaro. Dari hasil ngobrol kami, aku akhirnya tahu nama robot kecil ini adalah Darby dan wujudnya merepresentasikan karakter alami hewan rusa, yaitu sensitif, waspada, dan hidup berkelompok. Karakteristik itulah yang ingin diadopsi dalam pelayanan RS Premier Bintaro.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003ESebelum aku mulai duduk manis di bangku seminar, aku mendapat kesempatan untuk tur singkat melihat beberapa fasilitas RS Premier Bintaro. Di sini tersedia 205 bed dalam 4 tipe kamar, yaitu Premier, Silver, Gold, dan Suite. Namun, aku hanya mendapat kesempatan untuk melihat kamar dengan tipe Gold dan Suite saja. Bisa dibilang kamar dengan dua tipe ini sangat lengkap dan benar-benar memanjakan pasien sekaligus kerabat yang menjenguknya. Selain kasur dan kamar mandi, dalam kamar ini sudah ada sofa, televisi, kulkas, bahkan ada pantry lengkap dengan meja makannya.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003ESetelah melihat sejumlah kamar, aku juga diajak untuk menengok Instalasi Gawat Darurat (IGD). Menurutku, IGD di RS Premier Bintaro ini sudah cukup luas dan nyaman. Dua hal ini penting banget mengingat para perawat dan dokter butuh ruang gerak yang luas agar bisa menangani pasien dalam kondisi darurat dengan efektif dan efisien.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003ESetelah puas berkeliling, aku segera menuju ruang seminar agar tidak tertinggal informasi penting tentang Penanganan Terkini Saraf Kejepit. Bagiku, saraf kejepit merupakan penyakit yang paling relevan mengingat pekerjaanku sebagian besar dihabiskan untuk duduk lama di depan laptop. Beruntung, di sini aku bisa belajar langsung dengan ahlinya, yaitu dr. Ajiantoro. Sp. OT. Beliau menjelaskan bahwa pinched nerve atau saraf kejepit adalah penyakit umum yang cukup berbahaya tapi sering disepelekan. Ketika penyakit ini datang, tubuh kita sebenarnya memberi peringatan dengan rasa nyeri yang timbul tenggelam. Namun karena sering dibiarkan, lama-lama jaringan lunak atau pelindung di sekitar saraf tersebut pecah dan menjadi bengkak.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003EJadi daripada menunggu kemungkinan buruk terjadi, alangkah baiknya mulai memeriksakan diri ke dokter ketika sudah mengalami beberapa gejala nyeri tersebut. Sementara itu, jika sudah terlanjur mengalami saraf kejepit, dr. Ajiantoro menjelaskan bahwa sudah ada teknologi terkini yang bisa meringankan kerusakan jaringan dan stres tubuh sehingga pasien mampu beraktivitas kembali. Penanganan ini bisa didapatkan di RS Premier Bintaro yang memang unggul dalam layanan ortopedi seperti bedah tulang belakang, bedah pinggul dan lutut, bedah tangan, dan penanganan bedah untuk aktivitas olahraga juga.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003ESemua pelayanan ini menjadi lebih efektif karena RS Premier Bintaro memiliki MRI 3 Tesla yang bisa deteksi saraf, otak, tulang belakang, dan semua yang terhubung dengan jaringan lunak kita. Kelebihan dari MRI 3 Tesla ini adalah kecepatan pemeriksaan yang bisa mencapai 40-60% lebih cepat dari teknologi pendahulunya. Selain menjadi lebih cepat, proses diagnosis juga lebih akurat karena MRI 3 Tesla bisa menunjukkan gambar yang lebih detail.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003ETenaga ahli sudah ada. Teknologi sudah mumpuni. Fasilitas rumah sakit pun sudah lebih dari layak. Jadi RS Premier Bintaro adalah pilihan yang tepat untuk pemeriksaan, konsultasi, hingga penyembuhan saraf kejepit.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/feeds\/2378908256244962454\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/2022\/07\/mengintip-fasilitas-rs-premier-bintaro-dan-bincang-asyik-penanganan-saraf-kejepit.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/2378908256244962454"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/2378908256244962454"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/2022\/07\/mengintip-fasilitas-rs-premier-bintaro-dan-bincang-asyik-penanganan-saraf-kejepit.html","title":"Mengintip Fasilitas RS Premier Bintaro dan Bincang Asyik Penanganan Saraf Kejepit"}],"author":[{"name":{"$t":"Pertiwi Yuliana"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/13006365027018384806"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEjys7BZyco4yWrKWDMqWkMw_wTrZ-89CrpVFCwCGqr2Y1IygJiY-IZIVOO44yiduOii76wqksqG9F8hK5dC6K70KfOwIPJITWRDounFdWuuQZ80_g6qeA7AKyUuX59qhQ\/s220\/DSC_1582.JPG"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiw_Q5zC5jY2qwaL9A72-FJqGIAK37Bw-u7YBtsWmoHnxzNAchVt7L8QonoLI5eNLZAiC1On5UOgaD_BpA7sfwTFHM5aLshDtSfUqyHOz8zScFBPCwjn5-FLV4NriG-_aogj0vhTVBIe8JgFOLW2fFkbsuwY6mbI_os4hIKVG3SkdsF3VdkuXMOh0CIJw\/s72-w640-h360-c\/rs%20premier%20bintaro.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"},"georss$featurename":{"$t":"Jl. Moh. Husni Thamrin No.1, Pd. Jaya, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15224, Indonesia"},"georss$point":{"$t":"-6.2761985 106.7237237"},"georss$box":{"$t":"-34.586432336178845 71.5674737 22.034035336178846 141.8799737"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-5638256096525895880.post-3353522339782054403"},"published":{"$t":"2022-03-19T23:11:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2022-03-19T23:11:12.572+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"health"}],"title":{"type":"text","$t":"Keamanan Transaksi Produk dan Layanan Kesehatan di SehatQ"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/a\/AVvXsEinSJeFsz-tJcS5B36DU8aEkJ75klZ2N4uw77mw_L_aMWZQB2lkjh1Av1pEMcXR7vdFNncAWsOqFWbT6IiAf3454nt5I3THjyhwtAwUduEhVYEXtBLuVjVIlVhz3Cf4VON7h8TCop5x8AUuJ9tn1tqBhbAjONDqpMhiR3aVgZ8HuDBdRFkvYE1qsYQsSg=s2240\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Keamanan Transaksi Produk dan Layanan Kesehatan di SehatQ\" border=\"0\" data-original-height=\"1260\" data-original-width=\"2240\" height=\"360\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/a\/AVvXsEinSJeFsz-tJcS5B36DU8aEkJ75klZ2N4uw77mw_L_aMWZQB2lkjh1Av1pEMcXR7vdFNncAWsOqFWbT6IiAf3454nt5I3THjyhwtAwUduEhVYEXtBLuVjVIlVhz3Cf4VON7h8TCop5x8AUuJ9tn1tqBhbAjONDqpMhiR3aVgZ8HuDBdRFkvYE1qsYQsSg=w640-h360\" title=\"Keamanan Transaksi Produk dan Layanan Kesehatan di SehatQ\" width=\"640\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cbr \/\u003EPergi ke klinik atau dokter untuk berobat ketika aku jatuh sakit mungkin menjadi pilihan terakhir yang kuambil. Jangankan melaju menuju klinik, bahkan untuk bangun dari tempat tidur ketika sakit saja rasanya sudah tidak kuat. Maka cara yang biasa aku lakukan ketika aku jatuh sakit adalah dengan berkonsultasi menggunakan layanan kesehatan virtual atau yang biasa disebut “\u003Ci\u003Etelemedicine\u003C\/i\u003E”.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Ci\u003ETelemedicine\u003C\/i\u003E\u0026nbsp;adalah sebuah praktik perawatan kesehatan yang dilakukan jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi digital. Di sini kita bisa melakukan panggilan video atau\u0026nbsp;\u003Ci\u003Echat\u003C\/i\u003E\u0026nbsp;dengan dokter lewat aplikasi untuk menyampaikan keluhan kesehatan. Enaknya, keluhan kita bisa segera ditanggapi oleh dokter berpengalaman tanpa harus antri panjang dan kita juga bisa langsung memperoleh resep obat yang dibutuhkan.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EDi Indonesia saat ini ada banyak layanan kesehatan virtual yang bisa kita temui. Tapi tentu saja kita pasti mencari yang terbaik, terjangkau, dan teraman. Di manakah kita bisa mendapatkan semua kriteria itu?\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Ch3\u003ELayanan SehatQ\u003C\/h3\u003EDari sekian banyak pilihan yang bertebaran, aku merekomendasikan kamu untuk menggunakan SehatQ yang bisa kamu dapatkan dalam bentuk aplikasi mobile atau bisa juga buka situsnya di\u0026nbsp;\u003Ca href=\"https:\/\/www.sehatq.com\/\"\u003ESehatQ.com\u003C\/a\u003E. Layanan kesehatan SehatQ sudah berdiri sejak November 2018 dan masih bertahan sampai sekarang. Di SehatQ, kamu bisa mengakses berbagai layanan kesehatan, mulai dari chat dokter, booking dokter dan layanan serta\u0026nbsp;\u003Ca href=\"https:\/\/toko.sehatq.com\/\"\u003Ebeli obat\u003C\/a\u003E\u0026nbsp;dan vitamin.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EAgar lebih jelas, coba cek beberapa keunggulan SehatQ berikut.\u003Cbr \/\u003E\u003Cul\u003E\u003Cli\u003ETersedia banyak dokter spesialis\u003C\/li\u003E\u003Cli\u003EBiaya lebih transparan dan terjangkau.\u003C\/li\u003E\u003Cli\u003EMendapat kesempatan gratis untuk berkonsultasi chat dengan dokter bagi kamu yang merupakan pelanggan terbaru.\u003C\/li\u003E\u003Cli\u003EBerbeda dengan klinik kesehatan yang memiliki jam operasional, di SehatQ kamu bisa mengaksesnya kapan saja dan di mana saja.\u003C\/li\u003E\u003Cli\u003ESehatQ sudah mengantongi sertifikat Penyelenggara Sistem Elektronik Farmasi (PSEF) dari Kementrian Kesehatan.\u003C\/li\u003E\u003C\/ul\u003EDengan melihat semua keunggulan ini, apakah masih ada hal yang membuatmu ragu?\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EJika kamu masih belum yakin terutama perihal keamanan dan kaitannya dengan kualitas produk obat yang dijual secara\u0026nbsp;\u003Ci\u003Eonline\u003C\/i\u003E, maka simaklah tips sederhana berikut.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Ch3\u003ETips Aman Membeli Obat di SehatQ\u003C\/h3\u003EMembeli obat secara daring memang ngeri-ngeri sedap. Ada risiko yang membayangi di balik kemudahannya. Misalnya jika tidak berhati-hati kita bisa saja mendapatkan obat yang keliru atau yang sudah kadaluarsa. Nah, untuk mengurangi risiko itu, aku coba susun beberapa tips agar aktivitas belanjamu tetap aman.\u003Cbr \/\u003E\u003Cul\u003E\u003Cli\u003EKetika membeli obat-obat khusus, perlihatkanlah resep dokter.\u003C\/li\u003E\u003Cli\u003EMembeli obat tertentu tanpa resep adalah ilegal, jadi sebaiknya jangan membeli obat tanpa resep karena juga bisa membahayakan jiwa.\u003C\/li\u003E\u003Cli\u003EBerkonsultasilah dengan apoteker yang sudah memiliki lisensi dari institusi resmi.\u003C\/li\u003E\u003Cli\u003ERasional dalam membeli barang. Jika terlalu murah namun manfaat yang diberikan terlalu bagus, sebaiknya kamu mewaspadainya.\u003C\/li\u003E\u003Cli\u003EPastikan kamu tidak mudah memberikan data pribadi seperti nomor kartu kredit, dan identitas diri.\u003C\/li\u003E\u003Cli\u003EKetahui dengan baik perusahaan yang menyediakan aplikasi.\u003C\/li\u003E\u003Cli\u003EPeriksa kontak dan alamat toko atau aplikasi online agar jika terjadi sesuatu bisa didatangi.\u003C\/li\u003E\u003C\/ul\u003EBeberapa langkah di atas mungkin terasa merepotkan diri sendiri, tapi hal ini sepadan dilakukan mengingat hasil yang didapatkan bisa jadi memuaskan. Bagaimanapun juga, kesehatan dan keselamatan kita adalah prioritas yang tidak bisa ditukar dengan murah dan mudah.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EItu dia beberapa informasi yang bisa aku ceritakan kali ini. Semoga bisa membantumu terutama buat kamu-kamu yang menyukai fleksibilitas dan efektivitas dalam melakukan sesuatu.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EGaya berobat secara virtual bukan cuma fenomena sesaat atau hanya terjadi ketika pandemi. Aku yakin ini akan berjalan sangat lama.\u003C\/div\u003E\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/feeds\/3353522339782054403\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/2022\/03\/keamanan-transaksi-produk-dan-layanan-kesehatan-di-sehatq.html#comment-form","title":"1 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/3353522339782054403"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/3353522339782054403"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/2022\/03\/keamanan-transaksi-produk-dan-layanan-kesehatan-di-sehatq.html","title":"Keamanan Transaksi Produk dan Layanan Kesehatan di SehatQ"}],"author":[{"name":{"$t":"Pertiwi Yuliana"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/13006365027018384806"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEjys7BZyco4yWrKWDMqWkMw_wTrZ-89CrpVFCwCGqr2Y1IygJiY-IZIVOO44yiduOii76wqksqG9F8hK5dC6K70KfOwIPJITWRDounFdWuuQZ80_g6qeA7AKyUuX59qhQ\/s220\/DSC_1582.JPG"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/a\/AVvXsEinSJeFsz-tJcS5B36DU8aEkJ75klZ2N4uw77mw_L_aMWZQB2lkjh1Av1pEMcXR7vdFNncAWsOqFWbT6IiAf3454nt5I3THjyhwtAwUduEhVYEXtBLuVjVIlVhz3Cf4VON7h8TCop5x8AUuJ9tn1tqBhbAjONDqpMhiR3aVgZ8HuDBdRFkvYE1qsYQsSg=s72-w640-h360-c","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"1"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-5638256096525895880.post-3998058358374568227"},"published":{"$t":"2020-12-27T19:00:00.011+07:00"},"updated":{"$t":"2022-03-18T19:25:15.412+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"finance"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"health"}],"title":{"type":"text","$t":"Sehat Finansial dengan Asuransi Mudah Beneran"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"separator\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-DOznvi0An2o\/X-i62nlXvyI\/AAAAAAAAwzE\/tpYmpjy-x0c1CXXmut6w8xaAXmzBBdG_ACLcBGAsYHQ\/s560\/EB2444A2-4EB6-4C97-90CF-10A3C319120C.png\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Sehat Finansial dengan Asuransi Mudah Beneran\" border=\"0\" data-original-height=\"316\" data-original-width=\"560\" height=\"362\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-DOznvi0An2o\/X-i62nlXvyI\/AAAAAAAAwzE\/tpYmpjy-x0c1CXXmut6w8xaAXmzBBdG_ACLcBGAsYHQ\/w640-h362\/EB2444A2-4EB6-4C97-90CF-10A3C319120C.png\" title=\"Sehat Finansial dengan Asuransi Mudah Beneran\" width=\"640\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cdiv\u003E“Dia sakit apa?”\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E“Kanker tulang,” jawab seorang teman dengan air muka yang muram ketika aku menanyakan perihal sakit yang diderita salah satu teman dekatnya yang juga kukenal.\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EAku pun cukup kaget mendengarnya dan tidak dapat merespon lebih jauh selain dengan sekadar usapan punggung. Terbayang bagaimana kanker tersebut merenggut serangkaian mimpi dari atlet basket dan gitaris andal tersebut. Begitulah adanya, tanpa pandang usia, muda pun dapat diserangnya.\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EKanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Di indonesia sendiri, pertumbuhannya cukup mengkhawatirkan. Pada tahun 2018, Indonesia melaporkan sebanyak 349 ribu kasus kanker dan 207 kematian terkait kanker. Nah, dari WHO memperkirakan pertumbuhan kasus kanker selama 2020-2040 akan mencapai 575 ribu pada tahun 2040. Kebayang enggak sih angka sebanyak itu?\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-oGPkkYJNvA4\/X-i9SCSkszI\/AAAAAAAAwzQ\/MkVzH1OeoFcWJoV8OL3_wTBLPBINYJ1mgCLcBGAsYHQ\/s2560\/Screen%2BShot%2B2020-12-27%2Bat%2B21.13.07.png\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Sehat Finansial dengan Asuransi Mudah Beneran\" border=\"0\" data-original-height=\"1130\" data-original-width=\"2560\" height=\"282\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-oGPkkYJNvA4\/X-i9SCSkszI\/AAAAAAAAwzQ\/MkVzH1OeoFcWJoV8OL3_wTBLPBINYJ1mgCLcBGAsYHQ\/w640-h282\/Screen%2BShot%2B2020-12-27%2Bat%2B21.13.07.png\" title=\"Sehat Finansial dengan Asuransi Mudah Beneran\" width=\"640\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\u003Ch3 style=\"text-align: left;\"\u003EHidup sehat untuk cegah kanker, bagaimana?\u0026nbsp;\u003C\/h3\u003EMemang, takdir selalu berada di tangan Tuhan. Namun, sebagai manusia, bukan berarti kita dapat dengan serta merta menepikan usaha untuk dapat melewatinya. Untuk kasus kanker sendiri, kita bisa coba membangun gaya hidup sehat, seperti:\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EMengatur pola makan dengan baik. Bukan hanya soal boleh makan ini atau tidak boleh makan itu ya, tapi termasuk juga dengan pemenuhan konsumsi gizi harian beserta takarannya dan juga timing-nya. Sekilas, hal ini mungkin akan tampak begitu merepotkan, tapi hasilnya tentu akan kita petik di tahun-tahun kemudian dengan senyum riang.\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EMelakukan aktivitas yang sehat. Ehehe poin ini selalu jadi poin besar yang sangat sulit untuk kutangani, tapi tentu enggak henti kujalani. Karena kebugaran tubuh bisa menjadi salah satu pencegah datangnya kanker, maka olahraga merupakan salah satu kunci yang harus dilakukan. Enggak usah yang berat-berat, bisa dipilih jenis olehraga yang sesuai dengan kemampuan tubuh masing-masing agar lebih nyaman dalam menjalaninya.\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EOh iya, jangan dikira karena disarankan untuk banyak bergerak dan berolahraga lalu menghabiskan waktu tanpa istirahat ya. Keseimbangan dari apa yang kita jalani—termasuk menyeimbangkan gerak dan istirahat—juga hal yang penting.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ELanjut, kesehatan dari lingkungan kita pun rupaya cukup berpengaruh. Maka, disarankan untuk buang jauh-jauh kemageran yang sering menghinggapi diri. Aku tau sih rasanya kayak apa, tapi demi kebaikan diri dan orang-orang yang disayangi cobalah untuk mulai rajin bersih-bersih.\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ENah, kesehatan lain yang enggak kalah penting untuk kita jaga adalah sehat berpikir. Memang, sepertinya di tengah pandemi yang sedang sama-sama kita hadapi ini tetiba overthinking seolah menjadi suatu tren baru yang sulit ditepis. Namun, ini bahaya lho. Pernah dengar soal psikosomatis? Sakit pikir yang melulu diabaikan Akhirnya berefek pada fisik menjadi tidak sehat. Enggak mau dong ya.\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Ch3 style=\"text-align: left;\"\u003EFWD Cancer Protection jadi solusi sehat finansial\u0026nbsp;\u003C\/h3\u003EEits, ternyata masih ada satu sehat lainnya lagi nih yang mesti dapat perhatian lebih. Mengingat kisah yang kuceritakan di awal perihal kenalanku yang mesti struggling melawan kanker di usia muda, hal tersebut berarti bahwa risikonya tidak main-main. Nah, maka dari itu sedari dini kurasa kita mesti mempersiapkan antisipasi yang tepat Untuk hal ini, yakni sebuah proteksi.\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EIalah FWD Cancer Protection yang merupakan produk\u0026nbsp;FWD Insurance\u0026nbsp;yang memberikan perlindungan atas risiko penyakit kanker hingga tertanggung berusia 70 tahun. Asuransi kanker online satu ini sengaja dibuat dengan menyesuaikan kebutuhan setiap nasabah dengan media daring agar dapat lebih mudah dipahami dan digunakan.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EFWD Cancer Protection merupakan produk asuransi khusus kanker online yang melayani proses digital end-to-end mulai dari pembelian sampai proses klaim. Pengajuan asuransi ini sangat mudah. Kita hanya perlu mengajukan secara online melalui website e-commerce FWD Life,\u0026nbsp;ifwd.co.id, hingga klaim secara online di satu aplikasi FWD MAX.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EKemudahan pelayanan FWD Cancer Protection yang berbasis online ini tentu jadi kabar gembira bagi generasi yang familiar dengan teknologi digital. Sebab hal yang dijanjikan ini bisa jadi solusi asuransi mudah beneran untuk melindungi mereka-mereka yang mengalami risiko keuangan akibat kanker.\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Ch3 style=\"text-align: left;\"\u003ELalu, apa yang diperoleh jika pengguna asuransi ini mengalami kanker?\u0026nbsp;\u003C\/h3\u003ENah, produk asuransi dari FWD Insurance ini akan memberikan 100% uang pertanggungan apabila didiagnosis kanker, termasuk kanker stadium awal. Selain itu juga bisa mendapatkan premi yang terjangkau, mulai dari Rp10.000 per bulan. Lewat FWD Cancer Protection, FWD Insurance terlihat sungguh-sungguh menawarkan solusi asuransi terbaik untuk memastikan masyarakat terlindungi dari kanker sehingga mereka bisa terus menjalani hidup dengan passion-nya.\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ELagipula, ada kabar gembira buat kamu yang membeli FWD Cancer Protection pada periode 21-31 Desember 2020. Karna kamu punya kesempatan mendapatkan undian untuk memenangkan sepeda Brompton, iPhone 12, dan iWatch 6. Pada periode ini, premi pengajuan hanya mulai dari Rp10.000\/bulan yang bisa dibeli secara online di\u0026nbsp;ifwd.co.id. Udah gampang, dapat hadiah lagi. Keren!\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Ch3 style=\"text-align: left;\"\u003ESehat Finansial\u0026nbsp;\u003C\/h3\u003EJika di awal kita membicarakan soal upaya hidup sehat lalu menyinggung soal finansial, maka menarik untuk menyinggung bagaimana kita bisa sehat secara finansial. Siapa sih yang tidak ingin memenuhi kebutuhan finansialnya dalam keadaan yang “secure”?\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ENah, agar kita menjadi sehat secara finansial, maka kita perlu benar-benar memahami soal dunia keuangan melalui literasi finansial yang terasah dari waktu ke waktu. Literasi finansial menjadi penting karena dapat membantu proses pengelolaan keuangan dan membuat keputusan yang cerdas di tengan kehidupan yang tidak terduga. Misalnya, tiba-tiba harus pindah rumah, kena PHK, atau sakit. Jika punya bekal literasi yang bagus soal finansial, maka masalah-masalah itu bisa lebih mudah teratasi, atau setidaknya bisa membuat hati lebih tenang.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cbr \/\u003EIntinya, sehat secara finansial tidak kalah penting daripada sehat secara fisik. Jadi dua-duanya memang perlu mendapat perhatian lebih. Salah satu fondasi agar bisa sehat secara finansial adalah dengan meningatkan proteksi keuangan yang dimiliki dengan asuransi. Pada dasarnya, produk asuransi memberikan perlindungan pada tabungan dan investasi yang kita miliki jika terjadi hal-hal buruk yang tidak terduga. Dengan memiliki asuransi, maka aset keuangan kita tidak akan terganggu.\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EJika sudah sehat secara fisik sekaligus finansial, maka kualitas hidup kita bakal meningkat juga, kan? Sebab hati akan jadi lebih tenang dalam menjalani proses hidup yang ada. Ketika hati sudah tenang, maka melakukan berbagai hal pun akan terasa jadi lebih mudah dan bermakna.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/feeds\/3998058358374568227\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/2020\/12\/sehat-finansial-dengan-asuransi-mudah-beneran.html#comment-form","title":"1 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/3998058358374568227"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/3998058358374568227"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/2020\/12\/sehat-finansial-dengan-asuransi-mudah-beneran.html","title":"Sehat Finansial dengan Asuransi Mudah Beneran"}],"author":[{"name":{"$t":"Pertiwi Yuliana"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/13006365027018384806"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEjys7BZyco4yWrKWDMqWkMw_wTrZ-89CrpVFCwCGqr2Y1IygJiY-IZIVOO44yiduOii76wqksqG9F8hK5dC6K70KfOwIPJITWRDounFdWuuQZ80_g6qeA7AKyUuX59qhQ\/s220\/DSC_1582.JPG"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-DOznvi0An2o\/X-i62nlXvyI\/AAAAAAAAwzE\/tpYmpjy-x0c1CXXmut6w8xaAXmzBBdG_ACLcBGAsYHQ\/s72-w640-h362-c\/EB2444A2-4EB6-4C97-90CF-10A3C319120C.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"1"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-5638256096525895880.post-3774751862228708303"},"published":{"$t":"2020-12-07T10:00:00.003+07:00"},"updated":{"$t":"2020-12-07T14:10:33.266+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"health"}],"title":{"type":"text","$t":"Fakta Penting Mengenai Perhitungan Usia Kehamilan"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Ca href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-_1rUoo6tang\/X83U01PURPI\/AAAAAAAAwKA\/wG5C-Q6_AZwQiE6nICnNJ5mu6eDbNzCbgCLcBGAsYHQ\/s560\/usia%2Bkehamilan%2Bcover.png\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Fakta Penting Mengenai Perhitungan Usia Kehamilan\" border=\"0\" data-original-height=\"316\" data-original-width=\"560\" height=\"362\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-_1rUoo6tang\/X83U01PURPI\/AAAAAAAAwKA\/wG5C-Q6_AZwQiE6nICnNJ5mu6eDbNzCbgCLcBGAsYHQ\/w640-h362\/usia%2Bkehamilan%2Bcover.png\" title=\"Fakta Penting Mengenai Perhitungan Usia Kehamilan\" width=\"640\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv\u003EBagi ibu yang baru pertama kali hamil, perhitungan\u0026nbsp;\u003Ca href=\"https:\/\/www.klikdokter.com\/pages\/kalender-kehamilan\"\u003E\u003Cb\u003Eusia kehamilan\u003C\/b\u003E\u003C\/a\u003E\u0026nbsp;tampaknya sangat membingungkan. Apalagi ada beberapa cara dan fakta lain yang belum diketahui tentang penghitungan usia kandungan ini. Kesalahan dalam menghitung usia kandungan akan berdampak cukup besar pada pemeriksaan dan pemahaman perkembangan janin.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EDalam hal menghitung usia kandungan, Kemungkinan besar yang terpikirkan akan dihitung sejak tanggal terakhir hubungan seksual. Dokter akan memperkirakan usia kandungan berdasarkan ukuran dan kondisi janin. Selain tanggal pertama haid terakhir.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EHari pertama haid terakhir Anda (HPHT) sebenarnya adalah metode yang paling umum digunakan oleh dokter untuk menghitung umur kehamilan. Sayangnya, tidak semua orang mencatat atau mengingat HPHT. Hal tersebut akan menyebabkan dokter memperkirakan usia kandungan berdasarkan ukuran dan perkembangan janin. Untuk mengetahui usia kandungan.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ESelain beberapa hal di atas, ada fakta menarik lainnya tentang cara menghitung usia kandungan yang penting untuk diketahui. Mengetahui hal ini penting dilakukan, terutama bagi calon ibu yang baru pertama kali hamil. Untuk mengetahui nanti cara paling tepat menghitung usia Anda Anda.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Ch3\u003EPenting Mengingat Tanggal Pertama Siklus Haid\u003C\/h3\u003EJika Anda berencana untuk hamil, Anda harus mencoba mencatat secara teratur jadwal menstruasi Anda selama beberapa bulan terakhir. Kebiasaan ini dapat membantu Anda menentukan masa subur, sehingga memudahkan Anda dalam merencanakan kehamilan.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EPada saat yang sama, akan lebih mudah untuk menghitung usia kandungan, sehingga Anda dapat memperkirakan waktu kelahiran bayi Anda. Ini karena masa ovulasi, usia kandungan atau rahim dan tanggal lahir yang diharapkan semuanya terkait dengan siklus menstruasi.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EOleh karena itu, selalu ingatkan diri Anda untuk menandai kalender Anda setiap kali haid tiba. Ikuti rutinitas ini setiap bulan untuk mempelajari pola siklus menstruasi Anda, terutama jika Anda berencana untuk memiliki bayi.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Ch3\u003EBeda Usia Kehamilan dengan Usia Janin\u003C\/h3\u003EPerlu diperhatikan bahwa usia kehamilan tidak sama dengan usia janin. Cara penghitungan usia kandungan dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir hingga persalinan. Sedangkan usia janin lebih sulit ditentukan secara tepat karena tidak ada yang tahu kapan pembuahan akan berlangsung. Artinya, Anda tidak dapat menggunakan metode hitung kehamilan untuk menentukan usia janin.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Ch3\u003EKegunaan Mengetahui Usia Kehamilan\u003C\/h3\u003ESelain itu, memperkirakan usia kehamilan Anda juga akan membantu dokter dalam memantau kehamilan Anda. Mengetahui cara menghitung usia kandungan juga dapat berguna untuk beberapa hal berikut ini:\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cb\u003E1. Menentukan Jadwal Tes\u003C\/b\u003E\u003Cdiv\u003E\u003Cb\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/b\u003EMengetahui cara menghitung usia kandungan akan membantu dalam menentukan waktu berbagai tes medis. Salah satunya, USG pertama kali dilakukan saat usia kehamilan mencapai 6 minggu.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EPemindaian USG untuk menentukan apakah bayi kembar memiliki plasenta atau kantung ketuban yang sama dilakukan antara minggu ke 11 dan 14 kehamilan. Selain itu, dengan Anda mengetahui usia kandungan akan memudahkan dokter untuk menjalankan tes AFP. Tes darah AFP (alpha fetoprotein) dilakukan untuk menyaring risiko cacat lahir, sebaiknya selama periode 16 hingga 18 minggu.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cb\u003E2. Menentukan Metode Persalinan\u003Cbr \/\u003E\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003EMengetahui cara menghitung usia kandungan juga penting saat merencanakan pilihan persalinan Anda, baik itu persalinan pervaginam atau operasi caesar. Dengan menghitung dan mengetahui usia kandungan Anda, dokter dapat memprediksi minggu kehamilan keberapa Anda harus melahirkan melalui operasi caesar.\u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EBagi ibu yang merencanakan persalinan normal, sama pentingnya mengetahui cara menghitung usia kehamilan. Apalagi jika Anda tidak menunjukkan tanda-tanda ingin melahirkan, padahal usia kehamilan Anda sudah melebihi batas. Selain membantu Anda menghitung usia kehamilan, dokter Anda nantinya dapat mempertimbangkan cara memicunya berdasarkan usia kehamilan Anda.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cb\u003E3. Mengurangi Resiko Persalinan Prematur\u003Cbr \/\u003E\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003EMengetahui cara menghitung usia kandungan yang benar dapat mencegah kemungkinan bayi terlahir prematur. Jika ternyata Anda berisiko mengalami persalinan prematur, dokter dapat memprediksinya dengan langkah-langkah tertentu, dengan mengetahui usia kandungan yang tepat saat itu.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ESeperti itulah fakta-fakta yang perlu Anda perhatikan. Jika Anda kebingungan dalam menghitungnya, Anda tidak perlu khawatir. Dengan hadirnya kalkulator kehamilan online yang tersedia di website\u0026nbsp;\u003Cb\u003Eklikdokter.com\u003C\/b\u003E, Anda bisa menghitung\u0026nbsp;\u003Cb\u003Eusia kehamilan\u003C\/b\u003E\u0026nbsp;Anda dengan mudah.\u003C\/div\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/feeds\/3774751862228708303\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/2020\/12\/fakta-penting-mengenai-perhitungan-usia-kehamilan.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/3774751862228708303"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/3774751862228708303"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/2020\/12\/fakta-penting-mengenai-perhitungan-usia-kehamilan.html","title":"Fakta Penting Mengenai Perhitungan Usia Kehamilan"}],"author":[{"name":{"$t":"Pertiwi Yuliana"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/13006365027018384806"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEjys7BZyco4yWrKWDMqWkMw_wTrZ-89CrpVFCwCGqr2Y1IygJiY-IZIVOO44yiduOii76wqksqG9F8hK5dC6K70KfOwIPJITWRDounFdWuuQZ80_g6qeA7AKyUuX59qhQ\/s220\/DSC_1582.JPG"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-_1rUoo6tang\/X83U01PURPI\/AAAAAAAAwKA\/wG5C-Q6_AZwQiE6nICnNJ5mu6eDbNzCbgCLcBGAsYHQ\/s72-w640-h362-c\/usia%2Bkehamilan%2Bcover.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-5638256096525895880.post-685143035451300074"},"published":{"$t":"2020-09-21T12:00:00.015+07:00"},"updated":{"$t":"2020-09-28T21:33:24.217+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"health"}],"title":{"type":"text","$t":"Cara Mudah Menjaga Kesehatan Jantung di Tengah Kesibukan"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-JgXupv5IOgU\/X2hIDyriStI\/AAAAAAAAvP4\/2RnC13ifIN49AGof9wOx7Hyjn6Y7KPPzACLcBGAsYHQ\/s1600\/23818898-1B01-4305-B075-0580CC46CE34.png\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Cara Mudah Menjaga Kesehatan Jantung di Tengah Kesibukan\" border=\"0\" data-original-height=\"315\" data-original-width=\"560\" height=\"360\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-JgXupv5IOgU\/X2hIDyriStI\/AAAAAAAAvP4\/2RnC13ifIN49AGof9wOx7Hyjn6Y7KPPzACLcBGAsYHQ\/s640\/23818898-1B01-4305-B075-0580CC46CE34.png\" title=\"Cara Mudah Menjaga Kesehatan Jantung di Tengah Kesibukan\" width=\"640\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nMenulis. Satu dari sekian mimpi kecilku yang masih kugenggam dan turut mengiringi langkah yang kupijak sampai saat ini. Jika dibanding dengan teman sebaya, mungkin apa yang kuhasilkan dari sini bukanlah hal yang berarti. Tetapi, kurasa, mengerjakan sesuatu dengan limpahan rasa bahagia juga sangat patut untuk dipertimbangkan demi kedamaian pribadi. Maka, ya, aku di sini.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nNamun, bukan berarti enggak ada negatifnya. Selain penghasilannya yang enggak menentu setiap bulan—tapi sampai saat ini masih cukup kok, tidak adanya jam kerja yang pasti juga bisa berpotensi buruk pada kesehatan. Terutama kesehatan jantung.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Ci\u003EMasih muda, masa bisa kena penyakit jantung?\u003C\/i\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Ch3 style=\"text-align: left;\"\u003E\nMenjaga kesehatan jantung bukan hanya untuk lansia, kenali penyebabnya\u003C\/h3\u003E\nJangan salah, pengidap penyakit jantung tuh bukan hanya orang-orang lanjut usia aja. Maka itu, lebih baik jika kita dapat memahami apa saja yang dapat mengganggu kesehatan jantung supaya dapat lebih mudah dalam memperbaiki pola hidup.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nNah, berikut adalah beberapa penyebab umum dari penyakit jantung:\u003Cbr \/\u003E\n·      Obesitas\u003Cbr \/\u003E\n·      Kurangnya olahraga\u003Cbr \/\u003E\n·      Punya kadar kolesterol jahat yang tinggi\u003Cbr \/\u003E\n·      Memiliki penyakit diabetes\u003Cbr \/\u003E\n·      Genetik\u003Cbr \/\u003E\n·      Memiliki tekanan darah tinggi\u003Cbr \/\u003E\n·      Kebiasaan merokok\u003Cbr \/\u003E\n·      Terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nUntukku pribadi, masalah yang paling sulit untuk dihadapi adalah kurangnya olahraga serta seringnya mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans. Apalagi saat kita semua dianjurkan untuk tetap di rumah aja begini. Wah, sudahlah. Sudah.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nSebelumnya, aku masih suka pergi-pergi keluar. Seenggaknya, ya, jalan untuk cari tempat nulis yang lebih nyaman dari kosan. Sekarang mana bisa? Sudah pada dasarnya kurang suka olahraga, hal yang dikerjakan pun minim sekali pergerakan kecuali jari tangan. Kebayang dong gimana mengerikannya?\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nBelum lagi, semakin ke sini makanan yang kukonsumsi semakin sembarangan. Pokoknya pilih yang cepat saji dan bisa langsung diantar. Iya, aku bukan orang yang suka masak juga soalnya. \u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nPun, seperti yang sempat kutulis sebelumnya, apa yang kukerjakan ini enggak punya waktu yang pasti seperti orang-orang lain yang terpaku oleh jam kantor. Jadi, kalau enggak bisa mengatur waktu dengan baik, bisa kebablasan dan lupa istirahat. Sayangnya, aku tipe yang seringkali abai sampai kurang tidur demi tulisan yang sedang kukerjakan.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Ch3 style=\"text-align: left;\"\u003E\nLalu, bagaimana cara mudah menjaga kesehatan jantung di tengah kesibukan?\u003C\/h3\u003E\nPerlahan, aku mulai menyadari bahwa kebiasaanku tersebut sangatlah tidak baik untuk kesehatan jantung. Maka, perlahan aku mencoba untuk mengubah sedikit demi sedikit perilaku sebelumnya.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nPertama, \u003Cb\u003Emenjauhi makanan pemicu masalah jantung dan memperbanyak mengonsumsi lemak tak jenuh\u003C\/b\u003E. Di saat pekerjaan menulisku enggak terlalu padat dan menyita waktu, aku mulai mencoba untuk memasak apa yang aku bisa. Mengurangi konsumsi olahan daging, mentega dan margarin, serta sejenisnya. Belum terlalu sering, sih. Ya, namanya juga proses.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nKemudian, \u003Cb\u003Emenjaga berat badan ideal\u003C\/b\u003E. Jujur, ya, selama pandemi dan dianjurkan untuk di rumah aja ini timbanganku pelan-pelan terus bergeser ke kanan. Sangat mengkhawatirkan. Sebab, berat badan yang berlebih memerlukan darah yang lebih banyak. Artinya, pekerjaan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh pun bertambah. Enggak mau dong selepas PSBB malah obesitas dan kena penyakit jantung? Makanya belakangan aku juga mulai konsen di sini juga.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cb\u003EMenjaga kesehatan mental agar terhindar dari stres berlebih\u003C\/b\u003E juga perlu. Lho, kenapa jadi nyambung ke kesehatan mental? Iya, karena—untukku pribadi—stres seringkali memicu timbulnya kebiasaan yang tidak baik. Contohnya: makan sembarangan secara berlebihan, kembali malas bergerak, semakin kurangnya istirahat, dan sebagainya. Nah, melakukan meditasi dan olahraga tipis-tipis dapat cukup membantu menjaganya agar tetap stabil.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nUntuk kalian yang merokok—aku enggak soalnya, upayakan \u003Cb\u003Ekurangi merokok\u003C\/b\u003E atau kalau bisa berhenti sekalian akan lebih baik. Sebab, kandungan tembakau yang ada pada asap rokok dapat membuat pembuluh darah arteri menjadi sempit dan merusak jantung. Maka dengan mengupayakan berhenti merokok, risiko terkena penyakit jantung juga akan lebih rendah.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nTerakhir, aku \u003Cb\u003Emulai aktif melakukan olahraga\u003C\/b\u003E. Beruntung aku punya beberapa teman yang begitu aktif membagikan cerita \u003Ci\u003Eworkout\u003C\/i\u003E-nya, hal tersebut akhirnya menginspirasiku juga untuk mulai melakukannya. Dan, benar aja, padahal belum lama aku rutin olahraga, tapi dampaknya ke tubuh udah sangat terasa. Selain jadi lebih segar, berefek juga ke nafsu makan yang lebih terkontrol, jam tidur yang membaik, dan keadaan hati menjadi lebih riang.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Ci\u003ET-tapi… enggak sanggup deh rasanya kalau harus gerak dengan olahraga kayak orang-orang gitu, berat. Gimana, dong?\u003C\/i\u003E\u003Cbr \/\u003E\nEnggak masalah kok kalau masih belum sanggup untuk \u003Ci\u003Eworkout\u003C\/i\u003E kayak yang sering di-\u003Ci\u003Eshare\u003C\/i\u003E sama orang-orang. Yang terpenting adalah kemauan untuk melakukan aktivitas fisik agar jantung lebih sehat. Nah, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam hal tersebut, \u003Cb\u003EMalaysia Healthcare\u003C\/b\u003E mengajak kita untuk ikut bergerak lewat \u003Ci\u003Ecampaign\u003C\/i\u003E \u003Cb\u003E\u003Ci\u003EDance with Your Heart\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E di Instagram.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Ci\u003ECampaign\u003C\/i\u003E ini sederhana, kok. Kita hanya perlu mengunggah video pendek yang memperagakan gerakan \u003Ci\u003EDance with Your Heart\u003C\/i\u003E di Instagram Story. Panduan koreografinya sudah ada, tapi kalau mau bikin gerakan sendiri juga boleh banget. Jadi kalau kamu butuh “pemicu” untuk mulai menggerakkan tubuhmu, ikutan aja tantangan dari Malaysia Healthcare ini.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nPeriode untuk ikut serta Dance with Your Heart ini dimulai dari 16 September 2020 — 28 September 2020. Dengan ikut serta dalam \u003Ci\u003Ecampaign\u003C\/i\u003E ini, kamu enggak hanya menyebarkan semangat jantung sehat ke diri dan lingkungan sosialmu, tapi juga punya kesempatan untuk memperoleh hadiah senilai dua juta rupiah untuk sepuluh orang pemenang! Informasi selengkapnya bisa kamu pantau langsung melalui akun Instagram \u003Ca href=\"https:\/\/www.instagram.com\/medtourismmy.id\/\"\u003E@medtourismmy.id\u003C\/a\u003E ya.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nKesibukan bukan alasan untukmu abai pada kesehatan jantungmu, kan? Yuk, sebarkan semangat jantung sehat mulai dari sekarang!\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nTabik,\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nPertiwi\u003Cstyle class=\"WebKit-mso-list-quirks-style\"\u003E\n\u003C!--\n\/* Style Definitions *\/\n p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal\n {mso-style-unhide:no;\n mso-style-qformat:yes;\n mso-style-parent:\"\";\n margin:0cm;\n margin-bottom:.0001pt;\n mso-pagination:widow-orphan;\n font-size:12.0pt;\n font-family:\"Calibri\",sans-serif;\n mso-ascii-font-family:Calibri;\n mso-ascii-theme-font:minor-latin;\n mso-fareast-font-family:Calibri;\n mso-fareast-theme-font:minor-latin;\n mso-hansi-font-family:Calibri;\n mso-hansi-theme-font:minor-latin;\n mso-bidi-font-family:\"Times New Roman\";\n mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}\np.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph\n {mso-style-priority:34;\n mso-style-unhide:no;\n mso-style-qformat:yes;\n margin-top:0cm;\n margin-right:0cm;\n margin-bottom:0cm;\n margin-left:36.0pt;\n margin-bottom:.0001pt;\n mso-add-space:auto;\n mso-pagination:widow-orphan;\n font-size:12.0pt;\n font-family:\"Calibri\",sans-serif;\n mso-ascii-font-family:Calibri;\n mso-ascii-theme-font:minor-latin;\n mso-fareast-font-family:Calibri;\n mso-fareast-theme-font:minor-latin;\n mso-hansi-font-family:Calibri;\n mso-hansi-theme-font:minor-latin;\n mso-bidi-font-family:\"Times New Roman\";\n mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}\np.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst\n {mso-style-priority:34;\n mso-style-unhide:no;\n mso-style-qformat:yes;\n mso-style-type:export-only;\n margin-top:0cm;\n margin-right:0cm;\n margin-bottom:0cm;\n margin-left:36.0pt;\n margin-bottom:.0001pt;\n mso-add-space:auto;\n mso-pagination:widow-orphan;\n font-size:12.0pt;\n font-family:\"Calibri\",sans-serif;\n mso-ascii-font-family:Calibri;\n mso-ascii-theme-font:minor-latin;\n mso-fareast-font-family:Calibri;\n mso-fareast-theme-font:minor-latin;\n mso-hansi-font-family:Calibri;\n mso-hansi-theme-font:minor-latin;\n mso-bidi-font-family:\"Times New Roman\";\n mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}\np.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle\n {mso-style-priority:34;\n mso-style-unhide:no;\n mso-style-qformat:yes;\n mso-style-type:export-only;\n margin-top:0cm;\n margin-right:0cm;\n margin-bottom:0cm;\n margin-left:36.0pt;\n margin-bottom:.0001pt;\n mso-add-space:auto;\n mso-pagination:widow-orphan;\n font-size:12.0pt;\n font-family:\"Calibri\",sans-serif;\n mso-ascii-font-family:Calibri;\n mso-ascii-theme-font:minor-latin;\n mso-fareast-font-family:Calibri;\n mso-fareast-theme-font:minor-latin;\n mso-hansi-font-family:Calibri;\n mso-hansi-theme-font:minor-latin;\n mso-bidi-font-family:\"Times New Roman\";\n mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}\np.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast\n {mso-style-priority:34;\n mso-style-unhide:no;\n mso-style-qformat:yes;\n mso-style-type:export-only;\n margin-top:0cm;\n margin-right:0cm;\n margin-bottom:0cm;\n margin-left:36.0pt;\n margin-bottom:.0001pt;\n mso-add-space:auto;\n mso-pagination:widow-orphan;\n font-size:12.0pt;\n font-family:\"Calibri\",sans-serif;\n mso-ascii-font-family:Calibri;\n mso-ascii-theme-font:minor-latin;\n mso-fareast-font-family:Calibri;\n mso-fareast-theme-font:minor-latin;\n mso-hansi-font-family:Calibri;\n mso-hansi-theme-font:minor-latin;\n mso-bidi-font-family:\"Times New Roman\";\n mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}\n.MsoChpDefault\n {mso-style-type:export-only;\n mso-default-props:yes;\n font-family:\"Calibri\",sans-serif;\n mso-ascii-font-family:Calibri;\n mso-ascii-theme-font:minor-latin;\n mso-fareast-font-family:Calibri;\n mso-fareast-theme-font:minor-latin;\n mso-hansi-font-family:Calibri;\n mso-hansi-theme-font:minor-latin;\n mso-bidi-font-family:\"Times New Roman\";\n mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}\n@page WordSection1\n {size:595.0pt 842.0pt;\n margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;\n mso-header-margin:35.4pt;\n mso-footer-margin:35.4pt;\n mso-paper-source:0;}\ndiv.WordSection1\n {page:WordSection1;}\n \/* List Definitions *\/\n @list l0\n {mso-list-id:128521959;\n mso-list-type:hybrid;\n mso-list-template-ids:-1895551734 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}\n@list l0:level1\n {mso-level-number-format:bullet;\n mso-level-text:;\n mso-level-tab-stop:none;\n mso-level-number-position:left;\n text-indent:-18.0pt;\n font-family:Symbol;}\n@list l0:level2\n {mso-level-number-format:bullet;\n mso-level-text:o;\n mso-level-tab-stop:none;\n mso-level-number-position:left;\n text-indent:-18.0pt;\n font-family:\"Courier New\";}\n@list l0:level3\n {mso-level-number-format:bullet;\n mso-level-text:;\n mso-level-tab-stop:none;\n mso-level-number-position:left;\n text-indent:-18.0pt;\n font-family:Wingdings;}\n@list l0:level4\n {mso-level-number-format:bullet;\n mso-level-text:;\n mso-level-tab-stop:none;\n mso-level-number-position:left;\n text-indent:-18.0pt;\n font-family:Symbol;}\n@list l0:level5\n {mso-level-number-format:bullet;\n mso-level-text:o;\n mso-level-tab-stop:none;\n mso-level-number-position:left;\n text-indent:-18.0pt;\n font-family:\"Courier New\";}\n@list l0:level6\n {mso-level-number-format:bullet;\n mso-level-text:;\n mso-level-tab-stop:none;\n mso-level-number-position:left;\n text-indent:-18.0pt;\n font-family:Wingdings;}\n@list l0:level7\n {mso-level-number-format:bullet;\n mso-level-text:;\n mso-level-tab-stop:none;\n mso-level-number-position:left;\n text-indent:-18.0pt;\n font-family:Symbol;}\n@list l0:level8\n {mso-level-number-format:bullet;\n mso-level-text:o;\n mso-level-tab-stop:none;\n mso-level-number-position:left;\n text-indent:-18.0pt;\n font-family:\"Courier New\";}\n@list l0:level9\n {mso-level-number-format:bullet;\n mso-level-text:;\n mso-level-tab-stop:none;\n mso-level-number-position:left;\n text-indent:-18.0pt;\n font-family:Wingdings;}\n\n--\u003E\n\u003C\/style\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/feeds\/685143035451300074\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/2020\/09\/cara-mudah-menjaga-kesehatan-jantung.html#comment-form","title":"10 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/685143035451300074"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/685143035451300074"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/2020\/09\/cara-mudah-menjaga-kesehatan-jantung.html","title":"Cara Mudah Menjaga Kesehatan Jantung di Tengah Kesibukan"}],"author":[{"name":{"$t":"Pertiwi Yuliana"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/13006365027018384806"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEjys7BZyco4yWrKWDMqWkMw_wTrZ-89CrpVFCwCGqr2Y1IygJiY-IZIVOO44yiduOii76wqksqG9F8hK5dC6K70KfOwIPJITWRDounFdWuuQZ80_g6qeA7AKyUuX59qhQ\/s220\/DSC_1582.JPG"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-JgXupv5IOgU\/X2hIDyriStI\/AAAAAAAAvP4\/2RnC13ifIN49AGof9wOx7Hyjn6Y7KPPzACLcBGAsYHQ\/s72-c\/23818898-1B01-4305-B075-0580CC46CE34.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"10"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-5638256096525895880.post-6967494757114328086"},"published":{"$t":"2019-09-03T19:00:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2019-09-04T16:17:59.732+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"health"}],"title":{"type":"text","$t":"NUTRIBOOST: Susu Bukan Hanya untuk Anak-anak!"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-sm9GcjQ0GuY\/XW-BDspg2pI\/AAAAAAAAnYw\/mRAOJEM3wcokRSVIDl1hXjxiORgB_tFbQCLcBGAs\/s1600\/NUTRIBOOST.png\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"NUTRIBOOST: Susu Bukan Hanya untuk Anak-anak!\" border=\"0\" data-original-height=\"315\" data-original-width=\"560\" height=\"360\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-sm9GcjQ0GuY\/XW-BDspg2pI\/AAAAAAAAnYw\/mRAOJEM3wcokRSVIDl1hXjxiORgB_tFbQCLcBGAs\/s640\/NUTRIBOOST.png\" title=\"NUTRIBOOST: Susu Bukan Hanya untuk Anak-anak!\" width=\"640\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003ESungguh, aku benci sekali dengan stereotip. \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ESayangnya, masyarakat dominan kita kayaknya masih susah sekali untuk lepas dari hal tersebut. Seperti misalnya, perempuan kok pulangnya malam? Kerjaannya yang gak bener, ya? Atau, ih laki-laki gak boleh nangis tau! Atau, masih minum susu aja kayak anak kecil! Yah, konstruksi sosial kita memang begitu suka mengotak-kotakkan suatu hal dalam keabu-abuan. \u003Ca name='more'\u003E\u003C\/a\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EAku pribadi sebagai perempuan seringkali terpentok dengan beberapa stereotip yang menyebalkan. Untungnya, aku tipe orang yang cukup bodo amatan tentang apa yang dikatakan orang sekitar. Asal apa yang aku lakukan masih ada di dalam ranah kebaikan, peduli amat dengan apa yang mereka lontarkan. \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EEnggak jarang aku mendapatkan tatapan sinis dari tetangga sekitar kalau aku baru pulang ke rumah larut malam. Sampai, orangtuaku menegur berkali-kali karena hal tersebut terus berulang. Namun, ya, aku tidak hidup dari tatapan mata tetangga. Pun, yang kulakukan bukanlah termasuk hal-hal yang ada di dalam pikiran mereka. Jadi, buat apa membatasi diri sendiri untuk hal yang memang kusuka? \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EAwalnya, kupikir hal semacam itu bisa terjadi karena perbedaan usia yang cukup lebar. Pekerjaan yang kugeluti sekarang, kan, enggak ada di masa tetangga-tetanggaku yang sezaman dengan orangtuaku. Namun ternyata, beberapa teman sebayaku juga masih banyak yang terisolasi dengan stereorip memuakkan. Contohnya, ketika aku datang ke lokasi pertemuan dengan kotak susu dalam genggaman, enggak jarang tuh yang tetiba nyeletuk, “Kayak balita lo, Tiw! Udah tua masih aja minum gituan.” \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ELah, sejalan dengan meningkatnya aktivitas fisik di usia sekarang kan kebutuhan nutrisi juga meningkat, ya. Itu berarti, tubuh juga memerlukan asupan nutrisi yang tepat. Nih, ya, berdasarkan data Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2013 dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia aja, tubuh manusia di usia dewasa masih membutuhkan nutrisi makronutrien dan mikronutrien, antara lain: protein, mineral, dan kalsium yang bisa didapatkan dari susu. \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EMasih mau bilang kalau susu udah enggak dibutuhkan lagi ketika masuk ke usia remaja dan dewasa? \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ENah, The Coca-Cola Company, sebagai salah satu perusahaan terbesar dan memiliki berbagai produk minuman, memahami kebutuhan nutrisi anak muda Indonesia. Dengan demikian, hadirlah NUTRIBOOST yang tampil dalam dua varian rasa: minuman susu rasa cokelat dan minuman susu rasa kopi. Aku suka keduanya! Terutama yang varian rasa kopi ehehe. \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ENUTRIBOOST dengan VITA GO adalah inovasi minuman susu yang bisa menjadi pilihan untuk anak muda Indonesia dalam membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi makronutrien dan mikronutrien. Minuman susu yang bermanfaat untuk membantu proses pembentukan dan metabolisme energi serta memberikan semangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari ini mengandung sumber vitamin B3, B6, E, dan Zink. Lengkap, kan? \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EMemasuki usia dewasa muda, aku juga menyadari bahwa aktivitasku semakin padat dan seringkali harus dihadapkan dengan keadaan yang tidak terduga. Sehingga, aku harus selalu siap dan sehat agar tindakan yang kuambil demikian bisa tetap memberikan hasil yang maksimal. Jadi, aku memilih untuk mengonsumsi NUTRIBOOST dengan VITA GO ini karena membuatku selalu siap dan semangat menjalani keseharian. \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ESusu merupakan salah satu sumber nutrisi penting yang menunjang kesehatan, termasuk menjaga kepadatan tulang. Apalagi, untuk kamu yang punya gaya hidup aktif sepertiku. \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E“Banyak yang menganggap bahwa susu hanya dibutuhkan oleh anak-anak. Faktanya, susu mengandung hampir semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Termasuk tiga nutrisi esensial (maksronutrien), yaitu: protein, lemak, dan karbohidrat. Susu juga mengandung mikronutrien, seperti: kalsium, potassium, dan magnesium yang memiliki berbagai manfaat yang cocok untuk anak muda yang aktif.  Jadi, memang disarankan untuk anak muda tetap meminum susu untuk menjaga kesehatan,” ujar dr. Diana F. Suganda, M.Kes., Sp. GK., dokter spesialis gizi. \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ESebenarnya, aku sendiri termasuk anak muda yang kurang memenuhi nutrisi dengan baik karena pola makan dan gaya hidup yang jauh dari kata sehat. Maka itu, untuk menutupi kekuranganku, aku tetap mengonsumsi susu sebagai pelengkap. Tentunya dengan upaya lain seperti olahraga kecil-kecilan ketika sempat dan memperbaiki asupan makanan. \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EOh iya, yang paling aku suka dari NUTRIBOOST (selain dari varian rasanya) adalah kemasannya. Ada dua tipe kemasan, nih: kemasan kotak 180 ml dan kemasan botol 240 ml. Jujur sih kemasan botolnya ini aku suka banget. Soalnya, lebih cocok dengan image remaja dan dewasa muda yang seringkali malas di-bully karena masih minum susu sama manusia-manusia dangkal di sekitarnya. Udah gitu, mudah juga buat disimpan dan dibawa-bawa karena gak rawan tumpah. \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ETantangan dari NUTRIBOOST \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003EWell, ya, ternyata NUTRIBOOST lagi mengadakan tantangan nih buat kamu yang ngaku sebagai anak muda aktif untuk ikut serta memecahkan rekor MURI dalam mengumpulkan kalori sebanyak-banyaknya. NUTRIBOOST akan mengumpulkan energy dari 52.000 anak muda Indonesia untuk bersepeda statis di tujuh puluh titik yang tersebar di lima kota di Indonesia, yaitu: Jakarta, Surabaya, Medan, Bali, dan Makassar. \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ENah, energy dari 52.000 anak muda tersebut akan disalurkan untuk membuka akses air bersih di daerah yang mengalami kekeringan air di Indonesia dengan menggunakan panel surya. Hal tersebut merupakan salah satu wujud semangat anak muda Indonesia untuk memajukan bangsa. Mau ikutan dong, ya? Aku, sih, iya! \u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003ESetelah mengetahui lebih lanjut soal kebutuhan nutrisi di usia remaja dan dewasa, masih mau termakan stereotip kalau minum susu hanya untuk anak-anak?\u003Cdiv\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: right;\"\u003E\nTabik!\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: right;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: right;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: right;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: right;\"\u003E\nPertiwi\u003C\/div\u003E\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/feeds\/6967494757114328086\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/2019\/09\/nutriboost.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/6967494757114328086"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/5638256096525895880\/posts\/default\/6967494757114328086"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https:\/\/www.pertiwiliana.com\/2019\/09\/nutriboost.html","title":"NUTRIBOOST: Susu Bukan Hanya untuk Anak-anak!"}],"author":[{"name":{"$t":"Pertiwi Yuliana"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/13006365027018384806"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEjys7BZyco4yWrKWDMqWkMw_wTrZ-89CrpVFCwCGqr2Y1IygJiY-IZIVOO44yiduOii76wqksqG9F8hK5dC6K70KfOwIPJITWRDounFdWuuQZ80_g6qeA7AKyUuX59qhQ\/s220\/DSC_1582.JPG"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-sm9GcjQ0GuY\/XW-BDspg2pI\/AAAAAAAAnYw\/mRAOJEM3wcokRSVIDl1hXjxiORgB_tFbQCLcBGAs\/s72-c\/NUTRIBOOST.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}}]}});