Wisata Kuliner GRATIS ala Blogger | Your Favorite Devil's Advocate
article

Wisata Kuliner GRATIS ala Blogger

Senin, Februari 02, 2015

wisata kuliner gratis
Hidangan waktu dapat undangan acara Smartfren di fX Sudirman

Manusia hidup dengan tiga kebutuhan primer: sandang, pangan, dan papan. Karena kalau dibahas ketiganya akan jadi tulisan yang amat panjang, maka gue akan mencicilnya dengan bahas satu aja.

*lempar undian*


Yak, setelah mengundi, kali ini giliran persoalan tentang pangan yang akan dibahas. Well, karena Blogger mesti kreatif—cerita kuliner gak mesti review tempat makan yang enak mulu, maka gue akan menjabarkan sedikit tentang keuntungan menjadi seorang Blogger dari segi perut.

Seperti yang udah sering banget gue bahas di post sebelumnya soal apa aja keuntungan jadi Blogger, salah satu yang paling sering mencuat di sini adalah bisa ikut event yang keren-keren secara gratis.

EVENT

Selain bisa menambah pengetahuan baru tentang banyak sekali hal yang ada di dalam kehidupan—baik tentang blog maupun umum, kita juga bisa ketemu sama orang-orang yang luar biasa. Ya, gue sendiri mengalami pernah ketemu sama banyak orang terkemuka lewat event-event yang mengundang para Blogger. Mengundang, lho, ya. MENG-UN-DANG. Ada kebanggaan di saat orang-orang pakai nametag PESERTA dengan membayar HTM yang gak sedikit, sementara lo datang gratis dengan nametag bertuliskan INVITATION.

Nah, di acara-acara tersebut biasanya di empunya hajat suka menghidangkan makanan yang gak bisa ditolak perut. Biasanya kalau acaranya dari pagi ada coffe break, makan siang, dan makan malam. Well, buat gue ini sangat menguntungkan. Sebagai mahasiswa pencinta gratisan, menjadi seorang Blogger adalah keuntungan besar. Apalagi buat kalian yang ngekos dan jauh dari orangtua. Gue yang serumah sama orangtua aja bahagia, apalagi yang ngekos? Kalau kata temen-temen gue, “Perbaikan gizi.”

Buat datang ke acara seperti itu sebetulnya mudah, kok. Kuncinya cuma aktif aja. Setelah ketemu sama Kak Bena di 2013 lalu dan dijabarkan keuntungan menjadi Blogger, gue mulai aktif buat ikut-ikut event yang mengundang Blogger di 2014. Hasilnya? BAHAGIA! Awalnya gue kepo-kepo aja nyari di socmed tentang event yang ngundang Blogger, lama-lama suka dapet invitation via e-mail.

Di 2015 ini—tepatnya Januari lalu—gue baru mengikuti sebuah acara kumpul Blogger dari sebuah komunitas Blogger yang sudah besar di Indonesia, Warung Blogger. Acara dimulai pukul 12.00, tapi panitia bilang kami mesti datang pukul 11.00 untuk registrasi ulang. Skip ajalah ya, nanti soal acaranya diceritain di post selanjutnya.


Intinya pas sampai, MC yang tidak lain dan tidak bukan adalah wanita kesayangannya aku—Uni Dzalika—mempersilakan kami untuk makan siang dulu. Mau tau makanannya kayak apa? Nih:

Wisata Kuliner GRATIS ala Blogger
NYAM!
Karena kebetulan acaranya diadakan di Outback Steakhouse Kuningan City, otomatis hidangannya adalah steak. Perbaikan gizi banget, yekan? Apa aja pilihan menunya? Seinget gue, sih, ada:

  1. Cream soup
  2. Beef steak
  3. Chicken grilled steak
  4. Salmon grilled steak
  5. French fries
  6. Nasi
  7. Sayuran (ada brokoli, wortel, dan lain-lain)
  8. Es the manis
  9. Kue coklat untuk dessert

Soal rasa? Hem, mending Googling dulu, deh, soal Outback Steakhouse. Maknyussss pokoknya! Well, kebahagiaan mana lagi yang mau dinafikan, Gengs? Dapat ilmu, dapat teman, dan perut kenyang. Ahahaha! Buat kalian yang baca tulisan ini—Blogger, kalian beruntung! Kalian punya banyak kesempatan untuk mendapatkan banyak hal secara cuma-cuma. Yuk, konsisten nulisnya dan aktif-aktif offline-nya! :)






Salam Blogger,




Pertiwi


You Might Also Like

27 komentar

  1. wa wa wa.., ini perlu diterapkan dan ditularkan. *bayar makanan pake postingan*

    BalasHapus
    Balasan
    1. How, ini patut dicoba! Tidak akan merugikan! Hahaha

      Hapus
  2. Asalkan gratis, aku mau ikut dongs, Tiiiiiiw! :D

    BalasHapus
  3. aku menyesal liat postingan ini malam2.. bikin laperrrrr u,u

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebagai remaja kekinian, kamu harus nge-tweet.

      Hapus
  4. waaaaah....kudu berguru dlu ini,biar dapet yang gratisan kayak gituh.

    BalasHapus
  5. Pencinta gratisan, hahaha
    Semangat ngeblog ah, biar ketularan kaya kaka Tiwi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak usah sok manggil gue kakak deh, Tuaan eloooh! Huh.

      Hapus
  6. Pengen ikut acara kayak beginian. Itu makananya dilihat aja udah kerasa enak, apalagi kalo dimakan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo dimakan..... jadi kenyang! Hahaha :p

      Hapus
  7. (( MAI DINAFIKAN )) tolong jelaskan.
    Anjeeerrrr, laper gue liat makanan begini. Ajak gue, Wi. Kapan-kapan. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu MAU, bukan MAI. Typo.
      Mau dinafikan itu mau ditolak.

      Kan sering dikasih info di grup, ikut makanya~~~

      Hapus
  8. Beh. Kok makanannya bisa mewah gitu ya, Tiw? Gue kira makanan mewah seperti itu cuma dihidangkan pada acara yang hadiri oleh manusia-manusia eksekutif. Ternyata ngumpul dan silaturahmi bersama komunitas waroeng blogger bisa juga ya. Hmm.. jiwa muda ala gratisan langsung bergejolak seketika, nih. Uhuy.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Acara blogger, tuh, makanannya enak-enak tau! Hahaha ayuk yuk yuk ikutaan :D

      Hapus
  9. gue belum pernah ikutan sih acara blogger gitu... pernahnya cuma kopdar kecil2an blogger aja huhu itu juga nongkrong di kaefci :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo ada, wajib ikutan. Seru sekali :D

      Hapus
  10. wah menunya aneh-aneh ya mba, lumayan tuh buat perbaikin gizi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah bukan lumayam lagi itu, mah, Mbak. Pokoknya NYAM! :D

      Hapus
  11. Pengen sih ikutan. sayangnya acara kayak gitu adanya di kota. Apalah dayaku yang tinggal di desa :(

    BalasHapus
  12. Aggghhhh, ini acara yang tadinya mau aku ikutin, tapi apa daya, weekend banking memanggil -__- . Sempet baca ceritanya dari beberapa blog peserta yang ikut, dan beneran nyesel ga bisa ikut :(

    BalasHapus
  13. Ah, gua jadi pengen makan lagi disana..

    tapi gratis wkwk

    BalasHapus

"Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai." - Pramoedya Ananta Toer