Cinta Tanpa Jumpa | Welcome to My Own World - Pertiwi Yuliana
poem

Cinta Tanpa Jumpa

Selasa, Februari 11, 2014

cinta selalu seenaknya, datang tiba-tiba bahkan dengan dia yang tak pernah menemui kita


Sesungguhnya, mimpi pun tak pernah mengizinkan aku membayangkan sebuah rasa tanpa jumpa
Semu tanpa sentuh
Ringkih dibalut perih

Kadang, inginku membuncah
Merasakan rasa yang nyata dan dapat terjamah
Indah!
Namun, aku tetap kalah



Jatuh tertimpa rasa bukan hal yang pernah kusangka
Aksara, mereka membelengguku dengan begitu sempurna
Memaksaku keluar dari batas-batas yang ada
Ah, aku jatuh cinta!

Dalam diam di tengah temaram malam, kau menuntunku masuk ke dunia baru
Terbang tanpa sayap dalam khayal imaji rindu
Kau curi hatiku
Menggelembungkan harap yang semakin mengembang atasmu
Hei, kamu! Dapatkah kau rasakan rasaku?


November 2013

***

Puisi di atas adalah puisi hasil koreksian gue dari puisi yang ada di sini. Semoga koreksiannya lebih baik, ya. Aamiin. Puisi ini juga telah dibacakan pada acara Malam Puisi Bekasi pada 08/02/14 oleh Kak Wira Dwi Irawan yang mewakili komunitas Klub Buku Indonesia.


Salam sastra,


Pertiwi

You Might Also Like

12 komentar

  1. Kak, tambahin lagi sajaknya, Kak. Kurang, Kak. Kuraaang. *apa ini* tapi udah semacam bisa ngerasain apa yang ingin disampaikan, sih. cinta tanpa jumpa, LDR gitu kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kutang ya? Hahaha
      Aku hanya mengedit, jadi gak berani nambahin lebih karena takutnya malah gak sesuai sama maksud si penulis asli :)

      Hapus
  2. Iya nih, kurang. *dan penonton berdemo*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti kalo aku bikin puisi sendiri baru aku buat yang cetar yaa :)

      Hapus
  3. Tsaaah..kalau membahas puisi, anak sastra udah makanan sehari"nya ya :)

    BalasHapus
  4. Balasan
    1. Kamu... kok kayaknya aku kenal sama kamu, ya? :p

      Hapus
  5. Balasan
    1. Terimakasih untuk apresiasinya, Dit :)

      Hapus
  6. aku suka ini tiw.. :p
    enak dibaca, mudah dipahami..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih, Kawila :)
      Ini hasil editanku sama puisinya Nurri~

      Hapus

"Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai." - Pramoedya Ananta Toer