love is... | Your Favorite Devil's Advocate
poem

love is...

Rabu, Mei 23, 2012



Sebuah kata sederhana berjuta makna. Melukis keindahan dan goresan luka. Menjanjikan cahaya kebahagiaan semu yang entah harus ku sambut dengan segaris senyuman atau aliran kesedihan. Mungkin aku begitu lemah. Menantikan hal yang ku rasa indah namun menyakitkan yang bertubi-tubi datang menghujamiku. Kini hati dan pikiranku sulit untuk berjalan di satu arah.mereka amat bertolak belakang dan membuat diriku lelah menghadapi pertarungan dalam diriku. Berpikir untuk melayang jauh mencari kesungguhan akan keindahan, namun hati tak pernah lelah menanti ketidak pastian. Konyol dan menyedihkan! Ditimpa kesalahan dari orang lain dan aku hanya berkata “ya, itu aku”. Di mana aku yang sesungguhnya? Mungkin telah lenyap. Aku adalah aku yang tak bernyawa. Aku adalah sang boneka kayu yang tak berhak atas diriku sendiri, segala gerakku terbatas dan teratur. Akulah sang burung kecil yang tak dapat terbang. Terperangkap dalam belenggu sangkar emas yang mewah. Mewah namun menderita. Keputus asaan menghampiri. Harus tinggal atau pergi? Janji tetaplah janji. Aku harus tinggal walaupun sakit. Di sini, masih ada secercah harapan akan kebahagiaan yang sesungguhnya dari seseorang yangamat istimewa. Entah dapat terwujud ataupun tidak, aku hanya bermimpi…

You Might Also Like

0 komentar

"Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai." - Pramoedya Ananta Toer